DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.914.488.519 (18 AGUSTUS 2018)

Olahraga Berat Tanpa Pendampingan Dapat Sebabkan Nyeri Lutut

Sri Yanti Nainggolan - 08 Agustus 2018 16:11 wib
Dr Pramod Bhor selaku ahli tulang dari Rumah Sakit Hiranandani Vashi, India, mengungkapkan bahwa tindakan pencegahan perlu dilakukan selama berolahraga. (Foto: Victor Freitas/Unsplash.com)
Dr Pramod Bhor selaku ahli tulang dari Rumah Sakit Hiranandani Vashi, India, mengungkapkan bahwa tindakan pencegahan perlu dilakukan selama berolahraga. (Foto: Victor Freitas/Unsplash.com)

Jakarta: Olahraga adalah salah satu aktivitas penting untuk menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh. Namun tahukah Anda bahwa olahraga berat tanpa bimbingan yang tepat justru dapat membahayakan tubuh seperti nyeri lutut?

Dr Pramod Bhor selaku ahli tulang dari Rumah Sakit Hiranandani Vashi, India, mengungkapkan bahwa tindakan pencegahan perlu dilakukan selama berolahraga.

"Aktivitas yang menyebabkan nyeri lutut adalah aerobik, zumba, latihan jongkok dengan beban dan berlari berlebihan tanpa pelatihan," tukasnya.

(Baca juga: Hindari Cedera, Jangan Sembarang Olahraga Angkat Beban)


("Aktivitas yang menyebabkan nyeri lutut adalah aerobik, zumba, latihan jongkok dengan beban dan berlari berlebihan tanpa pelatihan," tukas Dr Pramod Bhor selaku ahli tulang dari Rumah Sakit Hiranandani Vashi, India. Foto: Justyn Warner/Unsplash.com)

Namun, tidak semua orang yang mengikuti pola latihan ini menghadapi masalah yang sama. "Pasien dengan cedera sebelumnya, arthritis dan masalah metabolisme lebih rentan terhadap nyeri lutut," tambahnya. 

Olahraga berat dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan, ligamen dan meniscus. Oleh karena situ, ia menyarankan untuk memulihkan olahraga dengan kecepatan lambat terlebih dahulu, sebelum selain ditambahkan dengan pendampingan pelatih. 

Selain itu, istirahat yang cukup dan persiapan sebelum berolahraga adalah beberapa tindakan pencegahan yang disarankan.

"Gunakan toilet duduk, hindari duduk bersila dan jongkok. Selain itu, perkuat otot untuk menghindari nyeri lutut," ujarnya.




(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-08-2018