DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.459.578.391 (16 AGUSTUS 2018)

Mood Anda Selama dan Setelah Kehamilan dapat Memengaruhi Tidur Anak

Raka Lestari - 13 Juni 2018 11:57 wib
Bukan rahasia lagi bahwa apa yang terjadi pada tubuh wanita selama kehamilan dapat memiliki efek yang pada bayi yang sedang dikandung. (Foto: Josh Bean/Unsplash.com)
Bukan rahasia lagi bahwa apa yang terjadi pada tubuh wanita selama kehamilan dapat memiliki efek yang pada bayi yang sedang dikandung. (Foto: Josh Bean/Unsplash.com)

Jakarta: Bukan rahasia lagi bahwa apa yang terjadi pada tubuh wanita selama kehamilan dapat memiliki efek yang pada bayi yang sedang dikandung. 

Itulah mengapa para ahli kesehatan menekankan perawatan pranatal, seperti diet sehat, mengonsumsi vitamin prenatal harian, dan berolahraga teratur untuk wanita hamil. 

Tahukah Anda bahkan kesehatan mental ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan dan perilaku bayinya di masa depan? Dan ternyata, suasana hati Anda selama dan setelah kehamilan dapat memengaruhi tidur anak Anda, menurut sebuah penelitian baru.

Menurut Science Daily, dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, para peneliti mengamati 833 anak-anak usia pra sekolah dan ibu mereka. 

Secara khusus, mereka memperhitungkan status emosional ibu, termasuk emosi depresi prenatal atau postnatal dan perasaan bahagia mereka. 

(Baca juga: Pola Makan Buruk Selama Kehamilan Pengaruhi Kesehatan Ibu dan Anak Jangka Panjang)

"Hal yang paling mengejutkan dari hasil studi ini menunjukkan bahwa emosi selama kehamilan memengaruhi perilaku anak dan lebih jauh dapat memengaruhi tidur anak," kata penulis studi utama, Dr. Jianghong Liu, seorang profesor di Schools of Nursing and Medicine di University of Pennsylvania. 

"Selain itu, kami juga menemukan bahwa kebahagiaan meningkat di keseluruhan trimester dan bahwa perasaan bahagia selama trimester kedua dan ketiga dapat memberikan perlindungan terhadap masalah tidur anak di masa depan," ujar Dr. Liu. 

Menurut Science Daily, anak-anak dari wanita yang mengalami depresi emosi selama periode postnatal atau selama periode prenatal dan postnatal lebih mungkin untuk menunjukkan gangguan tidur. 

Dalam arti lain, ada hubungan antara wanita yang mengalami peningkatan tingkat kebahagiaan selama trimester kedua dan ketiga dan penurunan risiko untuk anak-anak yang mengalami masalah tidur. 

"Hasil ini mendorong untuk melakukan pemeliharaan kesehatan ibu dan kebahagiaan selama kehamilan dan mendorong peran dukungan keluarga dan masyarakat dalam membantu ibu hamil," kata Liu. "Ini akan bermanfaat tidak hanya kesehatan ibu tetapi juga perilaku jangka panjang dan kesehatan tidur anak mereka."





(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 17-08-2018