DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Penelitian: Konsumsi Kacang-kacangan Tingkatkan Kualitas Sperma

Sri Yanti Nainggolan - 06 Juli 2018 18:00 wib
Sebuah penelitian menemukan bahwa pola makan tinggi kacang-kacangan dapat meningkatkan kesehatan sperma secara keseluran. (Foto: Vitchakorn Koonyosying/Unsplash.com)
Sebuah penelitian menemukan bahwa pola makan tinggi kacang-kacangan dapat meningkatkan kesehatan sperma secara keseluran. (Foto: Vitchakorn Koonyosying/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa pola makan tinggi kacang-kacangan dapat meningkatkan kesehatan sperma secara keseluran. 

Penelitian yang dipresentasikan dalam 34th Annual Meeting of ESHRE di Barcelona tersebut menyebutkan bahwa konsumsi kacang dapat meningkatkan jumlah sperma hingga 20 persen, vitalitas sperma hampir lima persen, motilitas sperma sebesar enam persen, dan morfologi sebesar satu persen.

Konsumsi kacang-kacangan juga dapat menurunkan risiko fragmentasi DNA sperma, parameter yang terkait erat dengan infertilitas pria.

"Polusi, merokok, dan tren menuju diet gaya Barat telah menyebabkan penurunan kuantitas dan kualitas sperma manusia," kata Albert Salas-Huetos dari Universitat Rovira i Virgil di Spanyol.

Studi tersbeut mendukung peran menguntungkan untuk konsumsi kacang dalam kualitas sperma dan mencerminkan kebutuhan untuk penyelidikan lebih lanjut ke dalam rekomendasi diet khusus laki-laki.


(Konsumsi kacang-kacangan juga dapat menurunkan risiko fragmentasi DNA sperma, parameter yang terkait erat dengan infertilitas pria. Foto: Whitney Wright/Unsplash.com)

(Baca juga: Segenggam Kacang-kacangan dapat Kurangi Risiko Penyakit Jantung Hingga 30 Persen)

Kacang-kacangan adalah makanan padat yang mengandung banyak omega-3, antioksidan (vitamin C dan E, selenium dan seng), dan folat dan fitokimia lainnya.

Saat ditanya apakah pria yang berharap bisa memiliki bayi harus menambahkan kacang untuk diet sehari-hari mereka, Salas-Huetos mengaku belum bisa memastikannya melalui penelitian tersebut. 

"Tetapi bukti dalam literatur menyebutkan bahwa perubahan gaya hidup sehat seperti mengikuti pola diet yang sehat dapat membantu konsepsi, dan tentu saja, kacang-kacangan adalah komponen kunci dari diet sehat Mediterania," katanya.

Untuk uji klinis, tim tersebut melibatkan 119 pria muda yang sehat berusia 18-35 tahun yang diminta untuk melakukan gaya hidup Barat tanpa kacang atau konsumsi kacang-kacangan sebanyak 60 gram perhari. Kacang-kacangan tersebut terdiri dari almond, kemiri, dan kenari. 





(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018