Cara Mengubah Pola Makan Selama Masa Perimenopause

Torie Natalova - 12 Agustus 2017 07:00 wib
Cara Mengubah Pola Makan Selama Masa Perimenopause (Foto: gettyimages)
Cara Mengubah Pola Makan Selama Masa Perimenopause (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak wanita mengkhawatirkan bagaimana tubuh mereka akan berubah saat mencapai masa menopause. Menurunnya kesuburan seorang wanita dan perubahan hormon di usia senja akan mempengaruhi kehidupan mereka.

Banyak wanita yang tidak menyadari bahwa sebenarnya masa perimenopause adalah saat yang tepat untuk menyadari gejalanya. Menopause biasanya terjadi pada wanita yang berusia di atas 50 tahun dan telah melalui satu tahun penuh tanpa haid.

Saat tubuh membungkus tahun-tahun kesuburannya, kadar hormon Anda bisa mulai berfluktuasi dan gejala seperti perubahan suasana hati dan rasa panas mungkin timbul.

Dengan membuat perubahan pada kebiasaan makan, Anda dapat mengurangi ketidaknyamanan pada tubuh dan menjaganya tetap sehat seiring bertambahnya usia. Ini adalah empat langkah pola makan yang layak dilakukan saat menopause mulai muncul.

1. Perbanyak kalsium
Kebutuhan kalsium Anda meningkat dimulai pada usia 50 tahun. Tapi, jangan menunggu hingga usia 50 tahun untuk fokus pada mineral penting ini. Saat mulai memasuki perimenopause, tingkat estrogen Anda mulai menurun dan tulang memiliki kesulitan mempertahankan kalsium. Ini akan menempatkan Anda pada risiko penipisan tulang, osteoporosis, yang dapat sebabkan patah tulang.

2. Ketahui pemicunya
Sekitar 75 persen wanita berjuang dengan rasa panas yang tiba-tiba dan keringat di malam hari. Kemungkinan terbesar penyebabnya berkaitan dengan penurunan estrogen dan hipotmus super sensitif atau bagian otak yang mengendalikan suhu tubuh.

Beberapa wanita memperhatikan bahwa makanan tertentu dapat menimbulkan rasa yang terlalu panas. Hindari makanan yang terlalu pedas dan mengandung kafein. Perbanyak konsumsi gandum dan ikan berlemak dalam makanan Anda.

3. Terus penuhi kebutuhan cairan
Minum banyak air dapat membantu mengurangi rasa panas yang disebabkan oleh perubahan hormon. Minum dua hingga tiga liter air setiap hari atau mengonsumsi makanan yang berbasis air cukup banyak seperti seledri, timun, selada dan semangka. Teh hijau juga baik saat perimenopause karena dapat membantu menghilangkan perut kembung. Perhatikan asupan makanan asin serta makanan yang menghasilkan gas seperti kacang, brokoli, kol dan kembang kol.

4. Batasi makanan cepat saji
Seiring bertambahnya usia, massa otot Anda secara alami menurun sementara Anda meningkatkan simpanan lemak. Kurangi 200-300 kalori per hari untuk mempertahankan berat badan tetap stabil, tapi dengan tidak menghilangkan nutrisi yang baik. Batasi asupan makanan cepat saji, tambahkan protein tanpa lemak dan makanan berbasis air yang akan mengurangi risiko penyakit jantung dan memperbaiki fungsi kognitif.

 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MENOPAUSE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017