Yoga Bantu Menurunkan Gejala Depresi Kronik

Sri Yanti Nainggolan - 08 Agustus 2017 12:27 wib
(Foto: Stylecraze)
(Foto: Stylecraze)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menyebutkan bahwa yoga dapat dijadikan sebagai terapi tradisional pelengkap dan membantu mengurangi gejala depresi.

"Yoga semakin terkenal di dunia Barat dan banyak praktisi yoga jenis baru menyebutkan bahwa aktivitas ini dapat mengurangi stres dan masalah kesehatan mental lain sehingga mereka mau mempraktikkannya," jelas Lindsey Hopkins dari San Francisco Veterans Affairs Medical Centre, Amerika Serikat.

Studi yang dipresentasikan dalam 125th Annual Convention of the American Psychological Association di Washington DC, tersebut mencari tahu efek penerimaan dan anti-depresi dari Yoga Hatha dan Yoga Bikram dalam beberapa seri percobaan.

Sebanyak 23 pria mengikuti kelas Yoga Hatha dan 52 wanita memgikuti Yoga Bikram, masing-masing dua kali seminggu selama delapan minggu.

Kedua metode tersebut menunjukkan penurunan signifikan pada gejala depresi dan meningkatkan kualitas hidup, optimisme, serta fungsi kognitif dan fisik.

"Semakin sering partisipan mengikuti kelas yoga, semakin kecil gejala depresif yang terlihat di akhir masa percobaan," ujar Maren Nyer dari Massachusetts General Hospital.

Kemudian, para peneliti juga melihat bagaimana potensi yoga pada depresi kronik atau audah kebal pada perawatan dalam dua studi.

Studi pertama melibatkan 12 pasien yang mengalami depresi selama 11 tahun yang diminta melakukan sesi yoga rata-rata 2,5 jam per minggu selama 9 minggu. Sementara studi kedua melibatkan 74 mahasiswa yang mengalami depresi ringan dan melakukan teknik yoga relaksasi.

Hasilnya, yoga menurunkan tingkat depresi, rasa cemas, dan stres secara signifikan.

"Studi ini menunjukkan bahwa pencegahan berbasis yoga menjanjikan untuk mengatasi suasana hati yang depresi dan mudah dilakukan pada pasien depresi kronik atau kebal pada perawatan," tambah Nina Vollbehr, dari Centre for Integrative Psychiatry di Belanda.

Namun, penelitian dimana yoga dijadikan sebagai pengobatan pada depresi masih sedikit.

"Saat ini, kami hanya merekomendasikan yoga sebagai pendekatan tambahan, yang paling efektif sebagai penghubung dengan pendekatan standar oleh terapi berlisensi," pungkasnya.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017