DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tarian Poco-poco Cara Sehat yang Menyenangkan

Yatin Suleha - 07 Agustus 2018 17:00 wib
Gerakan senam yang sederhana seperti gimnastik atau senam ini ternyata memiliki keunggulan yaitu mempertahankan kesehatan tubuh sekaligus memperkuat tulang. (Foto: Dok. Le Minerale)
Gerakan senam yang sederhana seperti gimnastik atau senam ini ternyata memiliki keunggulan yaitu mempertahankan kesehatan tubuh sekaligus memperkuat tulang. (Foto: Dok. Le Minerale)

Jakarta: Siapa yang tidak mengetahui tarian poco-poco. Gerakan yang sederhana dengan dua langkah kecil ke kanan kembali ke tempat kemudian mundur satu langkah ke belakang dan maju ke depan kemudian berputar ini diambil dari tarian tradisional Maluku bernama Wayase atau Maku-Maku.

Tarian Maku-Maku sendiri adalah seni pertunjukan yang berasal dari Maluku dan bersifat sosial karena memiliki tujuan untuk mempererat keakraban anggota masyarakat Maluku.

Dan Minggu, 5 Agustus 2018 lalu tarian ini memecahkan rekor Guinness World Records 2018 karena dilakukan oleh 65.000 peserta dengan menghadirkan 1.300 instruktur dan 1.300 asisten instruktur sepanjang 15 km, termasuk dilakukan oleh presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahan lainnya.

Dari mulai Istana Negara hingga Monas, kawasan Gelora Bung Karno dengan melewati Jalan MH Thamrin dan Sudirman. Senam Poco-poco ini juga sebagai bentuk kegiatan yang sekaligus memperkenalkan sebagai salah satu budaya asli Indonesia di kancah Internasional. 

(Baca juga: Neuromove, Senam untuk Hindari Neuropati)

"Senam poco-poco menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia dengan gerakan yang mudah dilakukan dapat menjadi salah satu cara menyenangkan yang dapat dilakukan untuk memulai gaya hidup sehat," ujar Febri Hutama, Marketing Manager Le Minerale yang merupakan bagian official mineral water partner dari Senam Poco-poco Nusantara untuk mencetak rekor dunia dalam Guinness World Records 2018 ini.

Menurut Dr Wm A. Sands, Ph.D dari Motor Behavior Research Laboratory, Department of Exercise and Sport Science, University of Utah mengatakan gerakan senam yang sederhana seperti gimnastik atau senam ini ternyata memiliki keunggulan yaitu mempertahankan kesehatan tubuh sekaligus memperkuat tulang.

"Secara fisik olahraga ini menyehatkan, fleksibel, dan merupakan olahraga yang aman untuk dilakukan oleh semua usia," tambahnya dalam laman Usagym.

Senam Poco-poco Nusantara terbesar yang bertajuk “The Largest Poco-poco Dance” ini masuk dalam kategori Human Body Modification-Largest Gathering Dance in a Time selaras dengan kampanye Gerakan Indonesia Sehat Le Minerale (move right, eat right dan drink right) yang turut mendukung penyelenggaraan Senam Poco-poco Nusantara 2018 dalam memecahkan rekor Guinness World Records 2018 ini.





(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 20-10-2018