Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Tiga Hal yang Harus Anda Lakukan jika Punya Fobia Naik Pesawat

Raka Lestari - 08 Juli 2018 15:25 wib
(Foto: Daily Mail)
(Foto: Daily Mail)

Jakarta: Data dari National Institute of Mental Health menunjukkan bahwa sebanyak 12,5 persen orang Amerika mengalami fobia. Namun, yang paling banyak adalah fobia terhadap ketinggian.

Rasa takut menjalani penerbangan atau aviophobia adalah salah satu yang paling umum, dengan perkiraan prevalensi mulai dari 2,5 hingga 6,5 persen dari populasi.

"Kebanyakan ini terjadi karena kurangnya kontrol yang mereka miliki dalam situasi ini," ujar Todd Farchione, direktur Boston University's Intensive Treatment Program for Panic Disorder and Specific Phobias.

"Ketika pintu pesawaat ditutup, mereka yang mengalami ketakutan akan ketinggian akan merasa terjebak. Mereka merasa tidak bisa keluar dari situasi yang tertutup. Saya pikir itulah yang mungkin jadi hal yang paling menakutkan bagi kebanyakan orang," tambahnya.

Takut akan ketinggian atau kecelakaan, atau tidak mengerti cara kerja pesawat mungkin bisa menjadi salah satu penyebab mengapa mereka takut ketika berada di pesawat, ujar Farchione.

Naik pesawat adalah kegiatan yang menakutkan bagi banyak orang karena mereka tahu bahwa rasa takut atau cemas dapat menyerang mereka selama perjalanan.

Jangan khawatir karena ada yang bisa Anda lakukan ketika mengalami rasa takut akan ketinggian, antara lain.

1. Alihkan rasa takut

Jika Anda merasa takut, Farchione mengatakan agar Anda melakukan hal-hal apapun yang dapat mengalihkan perhatian Anda. Membaca majalah, menonton televisi, mendengarkan musik, atau mengobrol dengan teman perjalanan bisa mengurangi rasa takut Anda. Atau bisa juga dengan melakukan teknik pernapasan sederhana.

2. Menyiapkan diri dengan baik

Banyak orang dengan aviophobia mengalami kenaikan rasa cemas secara signifikan menjelang penerbangan. Dalam beberapa kasus, Farchione mengatakan, ini bisa lebih buruk daripada terbang sendiri. Farchione menyarankan agar Anda berbicara pada diri sendiri bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan.

3. Pergi ke ahli

Jika hal itu cukup mengganggu, Anda bisa menguranginya dengan pergi ke ahli atau profesional untuk mengatasi agar tidak menjadi semakin buruk, apalagi sampai mempengaruhi aktivitas Anda sehari-hari. Perawatan ini bisa membantu pasien untuk menyusun ulang rasa takut mereka terhadap ketinggian.


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-07-2018