Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp RP 5.963.078.120 (13 AGUSTUS 2018)

Tiga Jenis Perawatan Medis untuk Mengobati Jerawat

Sri Yanti Nainggolan - 14 Juni 2018 15:53 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tak hanya saat remaja, jerawat juga bisa muncul di segala usia. Penyebab utamanya adalah hormon, terutama untuk para wanita yang sedang berada di masa pubertas, kehamilan, dan menopause.

Bagi Anda yang mengalami masalah ini, berikut adalah tiga hal yang bisa mengurangi atau menghilangkan jerawat berdasarkan perawatan khusus.

1. Antibiotik

Antibiotik yang bisa berbentu salep, krim, atau tablet bergungsi membunuh bakteri yang memnyebabkan jerawat meradang. Antibiotik juga sering dikombinasikan dengan pilihan perawatan lain seperti retinoid atau benzoyl peroxide.

Antibiotik oral umum untuk jerawat diantaranya adalah tetrasiklin, oksitetrasiklin, doksisiklin dan lymecycline. Sementara antibiotik topikal umum untuk jerawat termasuk klindamisin dan eritromisin.

2. Terapi hormon

Terapi hormon adalah pilihan pengobatan yang ditawarkan kepada wanita dan anak perempuan yang telah memasuki masa menstruasi dimana cara yang paling umum dengan pil kontrasepsi kombinasi. Namun, umumnya dokter tidak menyarankan untuk tidak meminumnya selama lebih dari sembilan bulan karena dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Pil tersebut dapat mengurangi jumlah hormon dalam tubuh yang berkaitan dengan penyebab jerawat, yaitu mengurangi testosteron dan meningkatkan estrogen, yang mendorong kelenjar minyak kulit untuk menghasilkan lebih sedikit sebum.

Namun seperti halnya dengan siapa pun yang menggunakan pil kontrasepsi, akan muncul beberapa efek samping seperti pembengkakan, perubahan suasana hati, penurunan libido, dan mual.

3. Roaccutane

Juga disebut isotretinoin, roaccutane sering dijadikan sebagai pilihan terakhir untuk penyembuhan jerawat yang parah. Obat ini hanya berdasarkan resep dokter.

Roaccutane menghentikan produksi minyak pada kelenjar sebaceous dan meningkatkan rontoknya sel kulit mati. Namun, efek samping pemakaian roaccutane adalah kulit kering dan pecah-pecah saat masa perawatan.

Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk melihat hasil pengobatan khusus tersebut dimana jerawat bisa benar-benar hilang dan tak kembali.





(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KECANTIKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 14-08-2018