DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bahaya Memakai Sepatu di Dalam Rumah

Sri Yanti Nainggolan - 11 April 2018 12:15 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Beberapa orang memiliki kebiasaan tetap memakai sepatu dalam rumah. Padahal, hal tersebut dapat meningkatkan jumlah bakteri yang masuk ke dalam rumah. 

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dr Charles Gerba darei University of Arizona menemukan bahwa sepatu yang masuk ke dalam rumah membawa sekitar 421 ribu unit bakteri dari luar. Beberapa bakteri tersebut di antaranya Escherichia coli, Klebsiella pneumonia, dan Serratia ficaria; yang dapat menyebabkan infeksi berbahaya. 

"Mikroba yang ada di sekitar kita akan menempel pada permukaan benda. Bakteri pada sepatu bisa bisa berasal dari mana saja, terutama yang kita lalu. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan sepatu jika tak sengaja menginjak kotoran (anjing atau hewan lain) karena kemungkinan mengandung bakteri yang membahayakan," terang peneliti lain Michael Loughlin, dosen utama di sekolah sains dan teknologi di Nottingham Trent University menjelaskan kepada The Independent.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa cara membersihkan sepatu juga berpengaruh. Membersihkan bakteri dengan menggunakan detergen dapat mengurangi jumlah bakteri secara keseluruhan hingga mencapai 90 persen. 

Penelitian yang dilakukan selama dua tahun dari 2013-2015 tersebut mencari tahu prevalensi bakteri Clostridium difficile pada 2.500 sampel yang dikumpulkan di sekitar Houston. Sebanyak 26,4 persen dari sampel positif mengandung bakteri tersebut. 

"Pada dasarnya, ketika Anda memakai sepatu Anda dalam rumah, Anda membawa semua yang Anda injak pada siang hari," Jonathan Sexton, seorang manajer laboratorium di University of Arizona mengatakan kepada The Wall Street Journal.


Lihat video:





(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018