Lika-liku Pernikahan Berpengaruh pada Kesehatan Pria

Sri Yanti Nainggolan - 12 Oktober 2017 15:23 wib
(Foto: Youne)
(Foto: Youne)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa lika-liku perjalanan pernikahan berpengaruh terhadap kesehatan pria.

Para peneliti menemukan bahwa naik turunnya kehidupan pernikahan berhubungan erat dengan naik turunnya tekanan darah, kolesterol, dan berat badan pada pria. Ketiga hal tersebut berkaitan dengan risiko serangan jantung dan stroke.

Para peneliti mengikuti perubahan faktor risiko kardiovaskular pada 620 pria yang telah menikah sejak tahun 1991. Para ayah yang tergabung dalam Avon Longitudinal Study of Parents and Children (ALSPAC) mengisi 12 jenis pertanyaan yang berhubungan dengan kualitas hubungan pernikahan saat anak berusia sekitar 3 tahun, dan ketika anak mereka berusia 9 tahun. Kualitas hubungan digolongkan menjadi beberapa bagian: konsisten baik, konsisten buruk, meningkat, atau memburuk.

Para peneliti juga mengukur tekanan darah, irama jantung istirahat, berat badan, lemak darah, dan kadar glukosa puasa para ayah antara 2011 dan 2013 ketika anak berusia sekitar 19 tahun. Beberapa faktor lain seperti usia, pendidikan, penampilan, dan pendapatan juga diperhitungkan.

Hasilnya, terdapat sedikit perubahan dalam faktor risiko kardiovaskular pada pria yang memiliki kualitas hubungan konsisten, baik atau buruk.

Sementara, pola yang berbeda terlihat pada mereka yang mengalami peningkatan atau penurunan kualitas hidup.

Hubungan yang mengalami peningkatan membuat kadar kepadatan lipoprotein atau kolesterol jahat dan berat badan semakin menurun dengan jumlah 0.25 mmol/l dan 1 unit indeks massa tubuh dibandingkan dengan mereka yang memiliki hubungan baik yang konstan.

Mereka juga mengalami penurunan dalam hal total kolesterol sebesar 0.24 mmol/l dan tekanan darah diastolik sebesar 2.24 mmol/l.

Sementara, hubungan pernikahan yang memburuk dapat memperburuk tekanan darah diastolik menjadi 2.74 mmol/l lebih tinggi.

"Umumnya, efek menguntungkan dari status pernikahan bisa memengaruhi kesehatan, status ekonomi, dan mekanisme psikososial," ujar penulis studi.

Namun, beberapa penelitian terbaru menemukan bahwa dampak tersebut lebih berpengaruh terhadap pria, karena wanita memiliki lebih banyak teman dan umumnya tidak terlalu bergantung pada pria.

Para peneliti menambahkan, perubahan kesehatan tersebut juga kemungkinan dipengaruhi perubahan kebiasaan seiring berjalannya waktu, atau perbedaan individu terhadap persepsi kualitas hubungan.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-10-2017