Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Tidur dengan Lampu Menyala Tingkatkan Risiko Diabetes

Raka Lestari - 14 Juni 2018 12:48 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tidur merupakan istirahat yang paling baik untuk memulihkan tubuh usai beraktivitas seharian. Namun, cara tidur yang salah bisa mengurangi kualitas tidur. Salah satunya jika Anda tidur dengan lampu menyala.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Sleep ini menganalisis 20 relawan dewasa
rentang usia 18 hingga 40 tahun. Para relawan menghabiskan dua malam dan tiga hari di laboratorium.

Pada malam pertama, seluruh relawan tidur dalam keadaan gelap. Pada malam kedua, setengah partisipan tidur dalam gelap sementara separuh lainnya tidur di kamar dengan lampu yang terang.

Disaat  para relawan tertidur, para peneliti melacak tanda-tanda vital dari para relawan, aktivitas gelombang otak, dan gerakan kaki serta mata; mereka juga mengambil sampel darah per jam untuk mengukur melatonin yaitu hormon vital yang membantu mengontrol jam internal (ritme sirkadian) dan biasanya meningkat selama tidur.  

pagi harinya, para peneliti melakukan tes toleransi glukosa pada para relawan.

Hasil menunjukkan para relawan yang tidur di bawah cahaya terang mengalami peningkatan resistensi insulin, faktor risiko diabetes.

"Temuan awal kami menunjukkan bahwa satu malam paparan cahaya selama tidur dapat berdampak pada peningkatan resistensi insulin," kata penulis utama studi tersebut, Ivy Cheung Mason, PhD,  dari Northwestern's Feinberg School of Medicine.

Penelitian sebelumnya juga menghubungkan tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko depresi yang lebih tinggi, kanker payudara, dan kanker prostat.

Tidur dengan lampu dimatikan memang direkomendasikan para ahli agar Anda mendapatkan tidur yang nyenyak. Pasalnya, paparan cahaya lampu saat Anda tidur dapat menyerap energi yang mengakibatkan Anda kelelahan saat bangun.


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DIABETES
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 18-06-2018