Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Seberapa Sering Anda Harus Membersihkan Rumah?

Raka Lestari - 11 Juni 2018 17:18 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Kebersihan rumah menjadi salah satu kunci sehat yang tak boleh diabaikan. Meski rumah terlihat bersih, bukan berarti bebas dari bakteri. 

Menurut penelitian yang dimuat di Popular Science, rentang hidup kuman bervariasi tergantung pada jenis bakteri dan permukaannya. E. coli dapat hidup selama beberapa jam hingga satu hari penuh, sementara virus calici dapat hidup selama berhari-hari atau berminggu-minggu. 

Jadi seberapa sering Anda harus membersihkan ruangan di rumah Anda? Berikut panduannya seperti dilansir dari NBC News.

1. Seprai

Umumnya bakteria yang terdapat pada seprai hanyalah debu dan umumnya tidak berbahaya. Namun, ada baiknya ganti seprai seminggu sekali atau minimal setiap dua minggu, kemudian rendam dengan air panas agar debunya hilang.

2. Wastafel

Meskipun terlihat bersih, wastafel bisa menyimpan banyak bakteri. Apalagi, jika Anda usai membersihkan daging mentah dimana E.Coli dan Salmonella pasti banyak bersarang. Untuk tetap aman, sebaiknya bersihkan wastafel Anda setiap hari.

3. Menyapu dan mengepel lantai

Karpet harus dibersihkan setiap minggu terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan untuk mencegah debu, kotoran dan alergen menumpuk. Begitu juga dengan menyapu dan mengepel lantai sebaiknya dilakukan satu minggu sekali, namun untuk lantai dapur harus lebih sering karena bakteri makanan dapat menyebar. 

4. Membersihkan kamar mandi

E.coli dapat ditemukan dalam toilet dan wastafel. Untuk menjaganya tetap bersih, bersihkan toilet menggunakan disinfektan setidaknya sekali seminggu, dan bak mandi setiap dua minggu atau lebih jika Anda sering menggunakannya. Tirai mandi juga harus didesinfeksi setiap minggu untuk menghindari jamur, yang dapat menyebabkan iritasi kulit, mata, dan tenggorokan pada beberapa orang.

5. Mengganti spons cuci piring

Spons dapur dapat memiliki banyak sekali bakteri, namun sebagian bakterinya tidaklah berbahaya. Karena mencuci spons dengan sabun dan air tidak benar-benar berfungsi, cobalah untuk memasukkannya  ke dalam air mendidih selama 2 menit, atau memasukkannya ke dalam microwave selama 2 menit dalam keadaan basah setiap dua hari dan menggantinya jika memang sudah sangat kotor.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS & TRIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-06-2018