DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Waspada Kekurangan Yodium pada Ibu Hamil dan Menyusui

Torie Natalova - 10 Juli 2018 17:39 wib
(Foto: Netdoctor)
(Foto: Netdoctor)

Jakarta: Ibu hamil berisiko tinggi kekurangan yodium karena umumnya mereka tidak menyadari bahwa kebutuhan yodium meningkat setelah dinyatakan hamil. 

Selain wanita hamil dan menyusui, vegetarian juga berisiko kekurangan yodium. Ini karena selain ditemukan dalam garam, yodium juga dapat ditemukan dalam susu, makanan laut, roti dan telur.

Kekurangan yodium sulit untuk didiagnosis. Gejala biasanya hanya muncul ketika seseorang mengalami kekurangan yodium yang parah dan ini jarang terjadi. Namun, ada beberapa gejala yang harus diwaspadai seperti berikut.

1. Kelenjar tiroid yang membesar

Ketika asupan yodium Anda turun di bawah 100 mcg per hari, tubuh Anda mulai memompa lebih banyak hormon tiroid yang disebut TSH. Hal ini dapat menyebabkan kelenjar tiroid yang membesar atau dikenal gondok. Ini adalah gejala paling umum kekurangan yodium.

2. Hypothyroidism

Jika asupan yodium Anda turun di bawah 10-20 mcg per hari, Anda bisa mengalami hypothyroidism atau tiroid yang kurang aktif. Ini berarti tiroid Anda tidak cukup memproduksi hormon tertentu. Gejalanya seperti kelelahan, kenaikan berat badan, rambut rontok, rambut kering, kulit kering, konstipasi, intoleransi dingin, wajah bengkak, suara serak, lemah otot/pegal, depresi, hilang ingatan dan lainnya.

3. Komplikasi kehamilan atau masalah perkembangan anak

Kekurangan yodium telah dikaitkan dengan ketidaksuburan, keguguran, kelahiran prematur, kematian dan kelainan kongenital. 

Sementara itu, bayi dan anak-anak yang ibunya kekurangan yodium saat hamil atau menyusui, bisa mengalami IQ rendah, keterbelakangan mental, pertumbuhan melambat atau masalah dengan pendengaran dan bicara. Kekurangan yodium ringan sampai sedang juga dikaitkan dengan risiko ADHD yang lebih tinggi pada anak-anak.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018