Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Hanya 20 Persen Wanita Hamil tak Mengalami 'Morning Sickness'

- 09 Juli 2018 16:31 wib
Ilustrasi. (Thinkstock)
Ilustrasi. (Thinkstock)

Jakarta: Sebagian besar wanita mengalami gejala mual dan muntah atau dikenal dengan morning sickness di awal-awal kehamilan. Tak sedikit dari mereka bahkan tak mampu menjalankan aktivitas harian karena kondisi yang disebut emesis gravidarum itu.

Dokter Spesialis Kandungan Dinda Derdameisya mengungkap meskipun hampir setiap wanita akan mengalami morning sickness di trimester pertama kehamilan, faktanya 20 persen dari ibu hamil justru tak mengalami gejala tersebut.

"Hanya 20 persen yang tidak mengalami mual, sisanya biasanya akan mengalami morning sickness meskipun enggak sampai muntah," ujarnya, dalam Metro I-Care, Minggu, 9 Juli 2018.

Dinda mengatakan penyebab utama wanita hamil mengalami mual muntah di trimester pertama adalah karena adanya hormon human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon ini biasanya yang mengindikasikan seseorang dinyatakan hamil setelah melakukan tes urine.

Selain HCG, hormon lain yang memicu wanita hamil mengalami morning sickness adalah adanya perubahan hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh. 

"Hormon progesteron dan estrogen memengaruhi pergerakan ususnya dan biasanya enggak sebaik sewaktu sebelum hamil sehingga sering terjadi konstipasi di awal," kata dia.

Meski pasti dialami oleh sebagian besar wanita hamil, Dinda mengatakan morning sickness akan berakhir saat usia kehamilan sudah 12 minggu atau berakhirnya trimester pertama. 

Selama periode itu, wanita hamil harus memastikan nutrisi yang dikonsumsi dari makanan baik. Ini untuk menekan asupan nutrisi  yang terganggu saat makanan lebih banyak keluar melalui muntah ketimbang yang masuk.

"Pola makannya enggak perlu banyak dalam satu waktu tapi jedanya lama. Makan porsi sedikit dengan sering. Makanannya pun harus diperhatikan jangan yang memicu asam lambung, pedas, minyak dan usahakan makanan bergizi dan enggak bikin mual," jelas dia.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEHAMILAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-07-2018