Studi: Anak Berpotensi Kecanduan Alkohol Jika Ibu Tak Makan Daging Saat Hamil

Raka Lestari - 09 Oktober 2017 06:00 wib
(Foto: Carewithlove)
(Foto: Carewithlove)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penelitian baru-baru ini mengungkap, wanita yang menghindari mengonsumsi daging saat hamil meningkatkan berisiko melahirkan anak-anak yang kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Studi dari National Institute on Alcohol and Alcoholism menemukan bahwa remaja berusia 15 tahun yang ibunya menghindari makan daging-dagingan saat hamil lebih rentan melakukan penyalahgunaan zat-zat terlarang.

Secara khusus, mereka memiliki kemungkinan dua kali lipat untuk minum-minuman beralkohol di bawah umur dan merokok, dan nyaris tiga kali lipat lebih mungkin mengonsumsi ganja.

Sementara tren kesehatan baru-baru ini menemukan lebih banyak orang yang menjadi vegetarian, para ahli pun memperingatkan adanya dampak buruk gaya hidup yang dapat membahayakan anak-anak.

Para peneliti menganalisis kebiasaan 5.109 wanita dan anak-anaknya antara yang ibunya rutin mengonsumsi daging saat kehamilan dan yang tidak. Peneliti yang mengevaluasi kebiasaan meminum alkohol, narkoba dan tembakau mengatakan ada hubungan antara vegetarisme selama kehamilan dengan peningkatan risiko penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Dr Joseph Hibbeln mengatakan bahwa para wanita yang sedang hamil disarankan untuk sering mengonsumsi daging. Sebab, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kekurangan gizi yang mempengaruhi perkembangan otak bayi dan berpengaruh terhadap bagaimana otaknya bekerja kelak, baik dalam hal kognitif maupun emosi.

Kebanyakan vegetarian kekurangan vitamin B12 saat hamil. Padahal, selain kerang, daging adalah sumber terbanyak untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin ini.

Vitamin B12 sangat penting bagi tubuh untuk memetabolisme asam folat, sebuah nutrisi penting bagi perkembangan otak janin yang sehat.

Karena itu, penerapan makanan vegetarian yang kaya B12 seiring dengan penggunaan suplemen secara meluas dapat terbukti bermanfaat bagi vegetarian yang hamil. (Daily Mail)




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 12-12-2017