Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

6 Kesalahan Wanita saat Memakai Pakaian Dalam

Sri Yanti Nainggolan - 13 Januari 2018 15:29 wib
6 Kesalahan Wanita saat Memakai Pakaian Dalam (Foto: ist)
6 Kesalahan Wanita saat Memakai Pakaian Dalam (Foto: ist)

Jakarta: Pemakaian pakaian dalam yang salah dapat memicu munculnya penyakit pada daerah intim. Oleah karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melapisi bagian reproduksi tersebut.

Berikut adalah beberapa aturan dasar dalam memilih pakaian dalam menurut ahli kandungan Octavia Cannon.

1. Hindari pemakaian thong
Meskipun meningkatkan gairah seks, menggunakan pakaian dalam thong dapat membahayakan. Cannon menjelaskan bahwa pakaian berjenis tali tersebut dapat menyebabkan bakteri, seperti E. Coli, menyebar dari anus ke vagina.

"Pikirkan bagaimana tali tersebut meluncur saat Anda duduk menggunakan thong," tukas Cannon.

2. Pilih bahan katun
Bahan katun membuat kulit dapat 'bernapas', dibandingkan sutra atau renda. Cannon percaya bahan yang memudahkan udara masuk dapat mengurangi jumlah kotoran pada pakaian dalam dan mencegah infeksi.

3. Ganti pakaian dalam setelah olahraga
Peralatan olahraga yang berkeringat dapat menimbulkan infeksi bila tak diganti, meskipun Anda mandi. "Jamur senang dengan lingkungan yang hangat, lembab, dan gelap."

4. Gunakan detergen tanpa pewangi
Produk kebersihan yang menggunakan wewangian dapat mengiritasi kulit. Jadi, lebih baik gunakan detergen yang tak menggunakan tambahan tersebut.

5. Hindari menggunakan pakaian dalam yang tak pas
Meskipun pakaian dalam favorit, sebaiknya tak lagi digunakan bila sudah kesempitan. "Jika celana dalam meninggalkan bekas di kulit, maka risiko terkena ruam dan infeksi di vagina akan lebih besar."

6. Jangan menggunakan pakaian dalam berulang
Jangan menggunakan pakaian dalam lebih dari sekali, meskipun dengan sisi yang berbeda, karena hal tersebut akan meningkatkan risiko infeksi.

 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018