Kenali Faktor Risiko Penyebab Kanker pada Anak

- 08 Agustus 2017 17:32 wib
Ilustrasi. (UMMCHealth)
Ilustrasi. (UMMCHealth)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap tahun angka kejadian kanker pada anak terus meningkat, jumlahnya 2-4 persen dari seluruh kejadian kanker pada manusia.

Data yang dikeluarkan oleh The International Society of Pediatric Oncology (SIOP) beberapa tahun lalu menyebut 10 persen kematian terhadap anak disebabkan oleh kanker.

Hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut tentang asal mula sel kanker bisa tumbuh dalam tubuh anak-anak. Namun beberapa diagnosis menyebut kanker bisa diturunkan secara genetik dari orang tua.

"Pertama, faktor keturunan. Artinya apabila orang tuanya terkena kanker kemungkinan anak menderita kanker lebih besar dari anak-anak lain," ujar Spesialis Kesehatan Anak dr. Heru Noviat Herdana, dalam Newsline, Selasa 8 Agustus 2017.

Kedua, kata Heru, adalah faktor lingkungan. Anak-anak yang terpapar bahan kimia dalam makanan berpeluang lebih besar terkena kanker.

Begitu pula anak-anak yang terlalu sering terpapar asap rokok, atau bahkan menjadi perokok serta kebiasaan hidup yang tak sehat dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.

Menurut Heru, kebanyakan kasus kanker pada anak lambat ditangani lantaran gejalanya hampir mirip dengan sakit pada umumnya. Demam berkepanjangan, menurunnya nafsu makan, lesu, muka pucat, perdarahan tiba-tiba hingga perut yang tiba-tiba membesar, harus benar-benar diwaspadai.

"Bisa disembuhkan asal gejalanya bisa diketahui sejak awal. Penanganan sejak dini akan menghasilkan pengobatan yang lebih baik," jelasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KANKER
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017