DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tiga Gerakan Hilangkan Kaku pada Bahu Saat Bangun Tidur

Sri Yanti Nainggolan - 07 Agustus 2018 12:22 wib
Berikut adalah beberapa gerakan yang membantu meringankan gejala kaku bahu yang disarankan. (Foto: Christopher Campbell/Unsplash.com)
Berikut adalah beberapa gerakan yang membantu meringankan gejala kaku bahu yang disarankan. (Foto: Christopher Campbell/Unsplash.com)

Jakarta: Pernahkah Anda bangun tidur dan merasa nyeri pada bahu? Bisa jadi Anda mengalami bahu kaku yang membuat gerakan pada area tersebut menjadi terbatas. 

"Jaringan parut berkembang seiring waktu ketika jaringan di sendi bahu Anda menjadi lebih tebal dan lebih kencang karena sendi yang terletak di bahu Anda tidak akan bisa berfungsi dengan baik," terang Dr Sachin Bhonsle, Ahli Bedah Orthopedi Konsultan Senior, Fortis Hospital Mulund.

Beberapa gejala yang muncul adalah pembengkakan, rasa sakit, dan kekakuan yang cukup mengganggu dalam beraktivitas. Umumnya kondisi tersebut terjadi pada usia 40-60 tahun. 

Gangguan tersebut umumnya muncul karena beberapa hal seperti ketidakseimbangan hormon, diabetes, cedera, melemahnya sistem kekebalan tubuh dan penyakit tertentu.

Kaku bahu dapat diobati dengan terapi fisik. Namun, bila tak berhasil, operasi bisa dijadikan pilihan lain untuk menghilangkan jaringan parut. 


("Jaringan parut berkembang seiring waktu ketika jaringan di sendi bahu Anda menjadi lebih tebal dan lebih kencang karena sendi yang terletak di bahu Anda tidak akan bisa berfungsi dengan baik," terang Dr Sachin Bhonsle, Ahli Bedah Orthopedi Konsultan Senior, Fortis Hospital Mulund. Foto: Jacob Postuma/Unsplash.com)

(Baca juga: Kerusakan Sistem Saraf Dapat Mengganggu Produktivitas Kerja)

Berikut adalah beberapa gerakan yang membantu meringankan gejala kaku bahu yang disarankan. 

1. Peregangan pendulum
Rilekskan bahu dengan berdiri sambil bersandar dan lengan mengayun. Ulangi lima kali. Tingkatkan diameter ayunan untuk menurunkan gejala gangguan tersebut. 

2. Cross-body reach
Gerakan ini dapat dilakukan sambil berdiri atau duduk. Luruskan lengan ke saling ke arah berlawanan hingga tangan satunya dapat menyentuh siku tangan tersebut. Pertahankan selama 15 detik dan lakukan bergantian. 

3. Rotasi ke luar
Dengan posisi kedua tangan menekuk 90 derajat dan dilingkari oleh gelang karet, regangkan karena dengan mengarahkan tangan ke bagian luar, tahan posisi selama lima detik. 



(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN SARAF
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018