DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Lima Tanda Gangguan Kemarahan pada Pasangan Anda

Raka Lestari - 11 Juli 2018 18:43 wib
Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kemarahan pasangan Anda pertanda adanya gangguan. (Foto: Courtesy of Peter Bernik/Fotolia)
Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kemarahan pasangan Anda pertanda adanya gangguan. (Foto: Courtesy of Peter Bernik/Fotolia)

Jakarta: Rasa marah adalah sesuatu yang merupakan bagian dari kehidupan. Mengingat Anda atau pasangan tidak mungkin akan selalu bahagia sepanjang waktu. 

Dan kemarahan juga bisa bernilai positif jika Anda atau pasangan dapat mengekspresikannya dengan cara yang tepat. Namun Anda mungkin memerhatikan bahwa kemarahan pasangan Anda bisa menjadi pertanda sesuatu yang tidak biasa atau bisa juga pertanda dari rage disorder atau gangguan kemarahan.

Dikutip dari Romper, berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kemarahan pasangan Anda pertanda adanya gangguan.
 
(Baca juga: Studi: Sulit Tertawa Pertanda Adanya Gangguan Emosi pada Anak Laki-laki)

1. Mereka tidak bisa mengontrol ketika sedang marah
Ketika seseorang marah, biasanya mereka tetap mampu menjaga emosi mereka tersebut. Tetapi jika kemarahan pasangan Anda pertanda sesuatu yang serius, mereka mungkin tidak mampu mengendalikan emosinya tersebut. 

Menurut Dr Suzanne Wallach, PsyD, LMFT, seorang terapis pernikahan dan keluarga, tidak dapat melakukan kontrol terhadap emosi merupakan pembeda antara emosi yang normal dengan gangguan kemarahan.


(Menurut Dr Suzanne Wallach, PsyD, LMFT, seorang terapis pernikahan dan keluarga, tidak dapat melakukan kontrol terhadap emosi merupakan pembeda antara emosi yang normal dengan gangguan kemarahan. Foto: Edward Cisneros/Unsplash.com)

2. Merasa bersalah setelah mengeluarkan kemarahannya
Jika pasangan Anda tidak dapat mengontrol kemarahannya, biasanya mereka akan merasa bersalah atas apa yang mereka lakukan atau katakan ketika sedang marah tersebut.

Dr Bernard Golden, PhD, seorang psikolog mengatakan kepada Romper bahwa perasaan bersalah atau malu setelah ledakan kemarahan atau kemarahan dapat menjadi tanda kondisi yang disebut Intermittent Explosive Disorder.

3. Mereka mengekspresikan kemarahan dengan cara yang salah
Wallach mengatakan bahwa seseorang dengan gangguan kemarahan biasanya akan memilih untuk melampiaskan kemarahan mereka ke dalam hal-hal yang negatif. Apa pun perilaku yang tidak sehat yang mereka pilih, itu adalah tanda bahwa segala sesuatu mungkin tidak sepenuhnya terkendali.

4. Merasa frustasi sepanjang waktu
Merasa frustasi setiap saat adalah tanda potensial dari Intermittent Explosive Disorder, ujar Golden. Jika pasangan Anda selalu terlihat frustasi bahkan ketika suasana yang tidak mengharuskan mereka merasa frustasi, itu bisa menjadi pertanda bahwa mereka memiliki gangguan kemarahan.

5. Ekspresi mereka berubah
"Salah satu pertanda dari gangguan kemarahan adalah ekspresi yang berubah dan mata mereka menjadi kosong," ujar Wallach. Jika itu memengaruhi Anda, sebaiknya bicarakan kepada pasangan dan jangan menuduh mereka melakukan sesuatu yang salah atau buruk.




(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ROMANSA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018