Bersepeda tidak Membahayakan Kesehatan Seksual Pria

Anindya Legia Putri - 13 Januari 2018 08:56 wib
Ilustrasi. Shutterstock
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Sebuah penelitian menyebut bahwa bersepeda tidak berdampak negatif terhadap kesehatan seksual dan fungsi urine pria. Periset membandingkan kesehatan seksual dan kemih pengendara sepeda dengan pelari dan perenang. Hasilnya, sebanding.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Urology ini kontras dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa bersepeda berdampak negatif terhadap fungsi seksual pria. Periset mengatakan bahwa manfaat bersepeda jauh lebih besar daripada risikonya.

Sebanyak 2.774 pesepeda asal Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru disurvei, bersama 539 perenang dan 789 pelari, menggunakan berbagai kuesioner yang mengukur kesehatan seksual dan fungsi urine.

Kesehatan seksual dan fungsi kemih di ketiga kelompok tersebut sangat sebanding. Walaupun beberapa pengendara sepeda lebih rentan terhadap struktur uretra, kondisi di mana uretra menyempit sehingga bisa menghambat aliran urine.

Hambatan aliran urine bisa menyebabkan munculnya berbagai masalah medis pada saluran urine, termasuk peradangan atau infeksi.

Juga tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara pengendara sepeda intensitas tinggi dan mereka yang bersepeda selama lebih dari dua tahun, dengan intensitas tiga kali per minggu dan pesepeda rekreasi.

"Bersepeda memberikan manfaat kardiovaskular yang luar biasa dan berdampak rendah pada sendi," kata Benjamin Breyer, peneliti utama dari Departemen Urologi Universitas California, San Francisco dilansir BBC, Jumat, 12 Januari 2018.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SEKS DAN KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018