Posisi Tepat saat Menggunakan Gawai

Anindya Legia Putri - 12 Januari 2018 15:26 wib
Ilustrasi. Shutterstock
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Di mana pun Anda, di kantor, rumah, atau tempat lainnya, gawai menjadi barang yang selalu melekat. Anda mungkin selalu menatap gawai berjam-jam setiap hari, bahkan lebih lama daripada Anda melihat anak, pasangan, atau hal lainnya.

Berbicara tentang menatap layar gawai, Kepala Operasi Tulang Belakang di New York Spine Surgery and Rehab Kenneth K. Hansraj mengatakan bahwa membungkuk untuk melihat layar gawai bisa memberi tekanan serius pada tubuh Anda.

Lalu bagaiman cara memperbaikinya dan terhindar dari rasa sakit dan nyeri? Dilansir laman Health, Jumat, 12 Januari 2018, berikut enam posisi yang salah dalam menatap gawai dan solusinya.

1. Mentap gawai dengan kepala menunduk

Anda sering bertukar pesan atau berseluncur di media sosial dengan gawai berada di bawah hadapan Anda, sehingga mengharuskan kepala menunduk dengan dagu menempel pada dada. Itu posisi salah!

Sebuah studi di jurnal Surgical Technology International menemukan bahwa menundukkan kepala Anda ke layar gawai memberikan beban sekitar 60 pound (atau empat bola bowling) di tulang belakang bagian atas.

"Dengan tetap menjaga kepala Anda bisa mempercepat degenerasi tulang belakang,” ujar Hansraj.

Solusinya adalah, "Tempatkan gawai Anda di atas dada, sejajarkan dengan kepala,” saran Janice Moreside, fisioterapis dan asisten profesor kinesiologi di Dalhousie University di Halifax, Nova Scotia.

2. Menatap laptop dengan badan membungkuk

Menggunakan laptop dengan posisi bersila di atas sofa memang tampak nyaman. Namun tahukah Anda bahwa menaruh laptop di atas kaki yang bersila, membuat badan kita ikut membungkuk dan menunduk.

Hal itu tidak hanya membuat leher Anda menegang, tapi juga membebani punggung bagian bawah.

"Anda bisa mengalami gejala kaku dan sakit di leher serta punggung. Selain itu, akan membuat aliran darah di kaki terganggu, sehingga akan terasa lemas saat berdiri,” kata Hansraj.

Perbaiki dengan: Pindahkan laptop Anda ke meja. Ini memungkinkan Anda mempertahankan posisi tulang belakang yang netral dan nyaman. Gunakan laptop dengan posisi tegap saat di meja. Dalam keadaan darurat, letakkan bantal di pangkuan Anda.

3. Gunakan tablet dengan posisi menyender di kasur

Sebelum tidur, Anda pasti menyempatkan diri melihat gawai terlebih dahulu. Melihat tablet sebelum tidur sering dilakukan dengan posisi duduk di tempat tidur, lutut ditekuk, dan gawai atau tablet berada di paha, kepala Anda didorong ke depan untuk melihat layar. Ini posisi salah.

"Tidak ada cara yang nyaman untuk melihat tablet," kata Michelle Collie, terapis fisik dan pendiri Performance Physical Therapy di Rhode Island.
Menempelkan kepala agar lebih baik melihat layar justru membuat terlalu banyak beban pada leher, yang bisa menyebabkan rasa sakit.

Sebuah studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston menemukan fakta bahwa orang menekuk kepala dan leher mereka lebih banyak saat menggunakan tablet daripada saat menggunakan laptop.

Perbaiki dengan: “Gunakan tablet dengan posisi berbaring miring, tahan tablet dengan satu tangan. Beralih sisi badan dan tangan setiap beberapa menit,” saran Moreside.

4. Treadmill sambil menonton televisi

Saat Anda meluncur di atas treadmill, satu hal yang sering dilakukan adalah menonton layar tv di tempat fitnes atau gym. Ini membuat Anda harus menjulurkan leher untuk menonton televisi.

Posisi tersebut justru bisa membuang keseimbangan Anda. "Pada gilirannya Anda dapat menderita sendi  otot, ligamen, dan tulang, yang menyebabkan kelelahan lebih cepat," kata Direktur Terapi fisik di NYSportsMed di New York City Jonathan R. Jezequel.

Dengan terbiasa melakukan posisi tersebut dapat menyebabkan cedera seperti Iliotibial Band Syndrome (ITBS), atau sindrom nyeri patellofemoral, yang terjadi saat tulang rawan di bawah tempurung lutut menyusut.

Perbaiki dengan: Jika memungkinkan, pindahkan layar lurus ke depan pandangan Anda. Atau fokuslah pada olahraga yang Anda jalani.

5. Gunakan gawai dengan posisi berbaring telungkup

Saat Anda berbaring telungkup di sofa atau di atas kasur, dengan tablet Anda di lantai, sedangkan kepala dan leher tergantung di sampingnya. Ini bukanlah posisi baik untuk leher Anda.

"Ini bukan posisi normal untuk leher Anda. Gravitasi membuat kepala Anda harus menekuk, namun leher Anda mencoba melawannya, sehingga bisa menyebabkan ketegangan otot atau ligamen," kata Collie. Efek samping lain yang mungkin terjadi yakni nyeri punggung.

Sebuah penelitian baru-baru ini di Australia menemukan bahwa posisi tubuh yang canggung dapat secara signifikan meningkatkan risiko sakit punggung bawah.

Perbaiki dengan: Berbaring menghadap atas dengan kedua tangan memegangi gawai di atas kepala. Lengan Anda dapat dengan nyaman menahan tablet dengan waktu terbatas, dan hal ini akan memaksa Anda berhenti secara berkala, dan memberi otot-otot Anda istirahat.

6. Gunakan gawai dengan bertumpu pada siku

Saat Anda menggunakan gawai dengan posisi badan terbaring dan posisi dada hingga kepala menghadap ke depan dan bertumpu pada siku, akan menempatkan semua beban berat pada siku dan secara signifikan memberikan tekanan langsung pada saraf ulnaris yang terletak di alur tulang lengan.

"Posisi ini dapat berkontribusi memperburuk kompresi saraf ulnaris pada siku, yang disebut sindrom terowongan cubital," kata Steven Z. Glickel, profesor klinis bedah ortopedi di Icahn School of Medicine di Gunung Sinai di New York City.

Apa artinya bagi kamu? Anda akan merasa mati rasa dan kesemutan di jari-jari karena tekanan pada saraf. Dan jika pergelangan tangan Anda tertekuk saat memegang telepon. Itu juga dapat meningkatkan tekanan pada saraf median di pergelangan tangan, yang berpotensi memicu sindrom terowongan karpal.

Perbaiki dengan: Posisikan gawai di kedua tangan, dengan posisi badan tiduran miring ke sisi kanan atau kiri. Posisi ini juga dapat meringankan punggung Anda.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-01-2018