DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gejala Tubuh Anda Kekurangan Zat Besi

Raka Lestari - 11 Juni 2018 15:43 wib
Bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa Anda mengalami kekurangan zat besi? Berikut ini tanda-tandanya. (Foto: Easton Oliver/Unsplash.com)
Bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa Anda mengalami kekurangan zat besi? Berikut ini tanda-tandanya. (Foto: Easton Oliver/Unsplash.com)

Jakarta: Iron deficiency anaemia disebabkan oleh kekurangan zat besi. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya sel darah merah sehat yang memadai dalam tubuh.

Biasanya diobati dengan tablet penambah zat besi yang diresepkan oleh dokter umum dan dengan makan makanan kaya zat besi, tetapi bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa Anda mengalami kekurangan zat besi?

Menurut National Health Service (NHS), ada empat tanda utama yang harus diwaspadai. Termasuk diantaranya adalah, kelelahan dan kekurangan energi, sesak nafas, palpitasi jantung dan kulit pucat. 

Gejala lainnya yang tidak terlalu umum adalah sakit kepala, masalah pendengaran, suara mendengung atau mendesis di kepala Anda (tinnitus), makanan terasa aneh, merasa gatal, dan lidah sakit.


(Rambut rontok, ingin makan makanan yang tidak biasa seperi es, sulit untuk menelan, luka terbuka yang menyakitkan di sudut mulut Anda adalah beberapa tanda Anda mengalami kekurangan zat besi. Foto: Hailey Reed/Unsplash.com)

(Baca juga: Mengoptimalkan Penyerapan Zat Besi pada Vegetarian)

Rambut rontok, ingin makan makanan yang tidak biasa seperi es, sulit untuk menelan, luka terbuka yang menyakitkan di sudut mulut Anda, kuku berbentuk sendok dan restless leg syndrome juga bisa menjadi pertanda tubuh Anda kekurangan zat besi. 

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, Anda harus menemui dokter umum. Tes darah sederhana akan mengonfirmasi apakah Anda menderita anemia.

Jika kondisi ini tidak ditangani, NHS menyatakan hal itu dapat membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit dan infeksi atau dapat meningkatkan risiko Anda mengembangkan komplikasi yang memengaruhi jantung atau paru-paru, seperti detak jantung yang cepat tidak normal atau gagal jantung. Dalam kehamilan, itu dapat menyebabkan risiko komplikasi yang lebih besar baik itu sebelum dan sesudah kelahiran.





(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 17-10-2018