Ketahui Gejala Alergi Selain Bercak Merah di Kulit

Torie Natalova - 13 Januari 2018 06:00 wib
Ketahui Gejala Alergi Selain Bercak Merah di Kulit (Foto: gettyimages)
Ketahui Gejala Alergi Selain Bercak Merah di Kulit (Foto: gettyimages)

Jakarta: Anda mungkin menganggap bahwa telah menghindari makanan yang memicu alergi sewaktu kecil. Namun, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa tanpa disadari hampir setengah dari orang-orang dengan alergi makanan terus mengembangkannya saat dewasa.

Buruknya, reaksi alergi semakin umum atau mungkin dapat membawa risiko tak terduga dalam beberapa saat setelah makan makanan tertentu.

Sulit memang mengetahui tentang bagaimana dan mengapa alergi dapat berkembang ketika dewasa, bahkan Anda dapat alergi terhadap makanan yang belum pernah Anda alami sebelumnya.

Reaksi alergi dapat mempengaruhi kulit Anda, sistem pernapasan, saluran pencernaan dan bahkan jantung Anda, tergantung dari mana tubuh Anda melepaskan antibodi dan histamin yang melawan alergi. 

Jika Anda mengembangkan gejala spesifik berikut ini dalam beberapa menit hingga jam setelah makan makanan tertentu, Anda mungkin memiliki alergi makanan.

1. Kulit menjadi aneh
Merasa gatal, kulit pecah-pecah diserati gatal atau eksim yang parah sehingga menyebabkan bercak merah dan bengkak di kulit tangan, kaki atau persendian, bisa jadi gejala alergi. Anda juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi jika terjadi bintik merah, bengkak atau gatal terutama di sekitar mulut.

2. Denyut nadi melemah
Dalam beberapa kasus, alergi makanan tak hanya menyerang kulit. Perubahan tekanan darah seperti penurunan denyut nadi atau menjadi lemah mendadak, bisa jadi reaksi alergi.

3. Masalah di bagian mulut
Alergi juga bisa menyebabkan Anda memiliki mulut yang gatal atau batuk kering ringan. Ini biasanya terjadi karena alergi buah-buahan atau sayuran, yang memiliki protein seperti serbuk sari. Rasa gatal biasanya terbatas pada mulut dan hilang beberapa menit setelah menelan makanan.

4. Dada terasa kencang
Jika Anda mengalami kesulitan menelan makanan atau memiliki rasa sakit di dada, Anda mungkin mengalami esofagitis eosinofilik. Sederhananya, alergen makanan dapat memicu respons kekebalan yang mengirimkan sejumlah besar sel darah putih ke kerongkongan dan membuatnya meradang, terasa kencang atau seperti ada makanan yang menyangkut di tenggorokan.

5. Masalah saat buang air besar
Jika makanan Anda memicu mual, sakit perut atau keinginan buang air besar, jangan langsung menduganya sebagai keracunan makanan atau intoleransi laktosa terlebih ketika makan makanan tertentu. Ini bisa jadi alergi makanan. 

Di sini memang seringkali sulit untuk mengetahui apakah Anda mengalami intoleransi makanan. Tidak seperti alergi, intoleransi makanan bukanlah respon dan umumnya membawa gejala yang kurang serius.



(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ALERGI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-01-2018