DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Pentingnya Memaksimalkan Otak Anak sebelum Usia 5 Tahun

Sri Yanti Nainggolan - 12 Juli 2018 15:43 wib
(Foto: Momtricks)
(Foto: Momtricks)

Jakarta: Usia awal kehidupan adalah usia yang krusial untuk perkembangan otak si kecil. Oleh karena itu, sebaiknya anak dibiarkan mencoba berbagai pengalaman baru agar kecerdasan yang dimiliki berkembang maksimal.

"Anak-anak mengalami perkembangan paling cepat pada usia awal, oleh karena itu berikan pengalaman baru sebanyak mungkin," jelas Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+ Nestle Indonesia, Alvin Wiradarma, dalam temu media pada Kamis, 12 Juli 2018.

Lima tahun pertama kehidupan adalah waktu perkembangan otak yang paling pesat. Beragam pengalaman seperti melihat, mendengar, menyentuh, mencium, dan merasakan berbagai hal dapat menjadi stimulasi terhadap otak. Ini adalah dasar pembelajaran dan perilaku dalam hidup.

Terdapat tiga tahapan dalam perkembangan si kecil yaitu pada usia bayi hingga 1 tahun, 2-3 tahun, dan 3-5 tahun.

Pada usia 1 tahun, anak mulai berlatih berjalan sendiri dan berinteraksi dengan sekitar seperti bermain dengan anak lain dan mencari tahu hal-hal yang menarik di aekitarnya.

Usia 2-3 tahun, perkembangan otak mulai terstimulasi melalui beberapa aktivitas yang melibatkan panca indera seperti mendengar, mencium, atau menyentuh.

Pada usia ini, aktivitas juga semakin beragam misalnya naik tangga, mengendarai sepeda roda tiga, atau melempar atau menendang bola.

Pada usia yang lebih besar, yaitu 3-5 tahun, anak mulai berkembang secara sosial dimana sikap mandiri juga mukai dilatih dengan melakukan hal-hal seserhana tanpa bantuan orang lain.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-09-2018