Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Studi: Multivitamin Tak Berdampak Besar pada Pencegahan Masalah Jantung

Sri Yanti Nainggolan - 11 Juli 2018 16:49 wib
Menurut para peneliti, American Heart Association tidak merekomendasikan penggunaan multivitamin atau suplemen mineral untuk mencegah penyakit kardiovaskular. (Foto: Freestocks.org/Unsplash.com)
Menurut para peneliti, American Heart Association tidak merekomendasikan penggunaan multivitamin atau suplemen mineral untuk mencegah penyakit kardiovaskular. (Foto: Freestocks.org/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah analisis dari 18 studi menemukan bahwa multivitamin tidak sepenuhnya bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. 

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes menemukan bahwa tak ada hubungan antara konsumsi multivitamin dan suplemen mineral dan penurunan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular. 

"Kami tidak menemukan manfaat klinis dari multivitamin dan penggunaan mineral untuk mencegah serangan jantung, stroke atau kematian kardiovaskular," kata pemimpin studi Joonseok Kim, Asisten Profesor di University of Alabama di Birmingham. 

Menurut para peneliti, American Heart Association tidak merekomendasikan penggunaan multivitamin atau suplemen mineral untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

(Baca juga: Penyebab Terjadinya Pembengkakan Jantung)


(Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes menemukan bahwa tak ada hubungan antara konsumsi multivitamin dan suplemen mineral dan penurunan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Kontroversi tentang keefektifan suplemen multivitamin dan mineral untuk mencegah penyakit kardiovaskular telah berlangsung selama bertahun-tahun, meskipun banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kedunya tidak membantu.

Para peneliti menggabungkan hasil dari penelitian ilmiah yang dipublikasikan sebelumnya untuk membantu memperjelas topik. Mereka melakukan metaanalisis dengan menyusun hasil dari 18 studi yang diterbitkan individu dengan 2.019.862 peserta selama periode 12 tahun. 

Penelitian tersebut berupa uji klinis dan studi kohort prospektif pada populasi umum yang mengevaluasi hubungan antara suplementasi multivitamin/mineral dan hasil penyakit kardiovaskular.

"Meskipun multivitamin dan suplemen mineral yang diminum secara moderat jarang menyebabkan bahaya langsung, kami mendorong orang untuk melindungi kesehatan jantung mereka dengan memahami risiko individu mereka untuk penyakit jantung dan stroke dan bekerja dengan penyedia layanan kesehatan untuk membuat rencana yang menggunakan tindakan yang terbukti untuk mengurangi risiko," kata Kim.

Beberapa tindakan pencegahan tersebut adalah diet jantung sehat, olahraga, berhenti merokok, mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol yang tidak sehar, serta bila diperlukan, perawatan medis.


(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN JANTUNG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-07-2018