DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 13.813.894.338 (20 AGUSTUS 2018)

Pertengkaran dengan Pasangan Dapat Memicu Penyakit Kronis

Sri Yanti Nainggolan - 17 Mei 2018 11:47 wib
Para peneliti melihat pada dua kelompok lansia yang memiliki gangguan radang sendi (arthritis) dan diabetes. (Foto: Jessica Castro/Unsplash.com)
Para peneliti melihat pada dua kelompok lansia yang memiliki gangguan radang sendi (arthritis) dan diabetes. (Foto: Jessica Castro/Unsplash.com)

Jakarta: Gangguan dalam hubungan sosial ternyata dapat memberi dampak nyata pada fisik. Sebuah penelitian dari Penn State University menemukan bahwa pertengkaran dengan pasangan dapat memicu penyakut kronis. 

Para peneliti melihat pada dua kelompok lansia yang memiliki gangguan radang sendi (arthritis) dan diabetes. Hasilnya, para partisipan yang yang merasakan amarah dengan pasangan mereka mengalami gejala yang lebih parah. 

"Penemuam ini memberikan pandangan tentang bagaimana pernikahan memengaruhi kesehatan, terutama pada mereka yang terkena arthritis dan diabetes," ujar peneliti Lynn Martire. 

Para partisipan dengan gangguan arthritis mengaku merasakan nyeri yang lebih hebat, diikuti dengan ketidakmampuan berdiri lebih cepat, dan penderita diabetes yang tak terkontrol berisiko lebih besar mengalami komplikasi. 

(Baca juga: Brokoli dan Kunyit Mampu Redakan Radang Sendi)


(Gangguan dalam hubungan sosial ternyata dapat memberi dampak nyata pada fisik. Sebuah penelitian dari Penn State University menemukan bahwa pertengkaran dengan pasangan dapat memicu penyakut kronis. Foto: Toa Heftiba/Unsplash.com)

Kelompok pertama terdiri dari 145 pasien dengan osteoartritis di lutut dan pasangan mereka. Kelompok kedua terdiri dari 129 pasien dengan diabetes tipe II dan pasangan mereka.

Peserta di kedua kelompok membuat catatan harian tentang suasana hati mereka, seberapa parah gejala mereka, dan apakah interaksi mereka dengan pasangan mereka positif atau negatif.
 
Para peserta dalam kelompok arthritis dan diabetes melakukan hal tersebut masing-masing selama 22 hingga 24 hari.

Hasilnya, para peserta merasakan sakit yang lebih besar dari biasanya ketika sedang bertengkar dengan pasangan. Bahkan, gejala penyakit masih terasa hingga keesokan harinya pada penderita arthritis, yang membuat suasana hati semakin buruk. 

"Ketika interaksi pernikahan memburuk, makan gejala penyakit Anda akan memburuk, dan itu semakin memperparah pertengkaran dengan pasangan," simpul Martire. 

Namun, efek tersebut tak terlihat pada penderita diabetes. Kemungkinan, penyebabnya adalah tipikal kedua penyakit yang berbeda. 



(TIN)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-08-2018