Terlalu Banyak Asupan Serat Picu Dehidrasi dan Konstipasi?

Sri Yanti Nainggolan - 12 September 2017 13:38 wib
Normalnya, tubuh membutuhkan 25-35 gram serat setiap hari yang berasal dari makanan dari bahan terigu, baik yang larut maupun tidak. (Foto: Ja Ma/Unsplash.com)
Normalnya, tubuh membutuhkan 25-35 gram serat setiap hari yang berasal dari makanan dari bahan terigu, baik yang larut maupun tidak. (Foto: Ja Ma/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Serat berfungsi untuk menurunkan kolesterol dan mengatur pergerakan dalam usus. Namun, terlalu banyak konsumsi makanan berserat juga dapat memberi dampak buruk pada tubuh. 

Kandungan serat umumnya ditambahkan pada beberapa jenis makanan seperti yogurt atau granola. 

Menurut konsultan pola makan Niti Desai dari Cumbala Hills Hospital, Mumbai; terlalu banyak serat dapat mengurangi porsi nutrisi lain dalam tubuh. Serat menekan makanan dalam sistem tubuh terlalu cepat untuk bisa mengabsorpsi semua vitamin dan nutrisi. 



Terlalu banyak asupan serat juga dapat meredam air dan sistem tubuh sehingga menyebabkan konstipasi atau sembelit. Kemudian, dampak yang muncul selanjutnya adalah diare dan kembung. 

(Baca juga: Apa yang Terjadi jika Tubuh Kelebihan Serat?)

Selain itu, asupan air yang berkurang karena diambil alih oleh serat berlebih juga dapat memicu dehidrasi lebih cepat. Oleh karena itu, asupan serat yang banyak harus diimbangi dengan minum air juga, sekitar 8-10 gelas per hari untuk membantu serat bekerja secara efisien dalam tubuh. 

Normalnya, tubuh membutuhkan 25-35 gram serat setiap hari yang berasal dari makanan dari bahan terigu, baik yang larut maupun tidak. 



Serat tak larut harus dikombinasikan dengan serat larut untuk memperlambat pencernaan dan mengatur kadar gula darah. 

Beberapa jenis sayuran seperti brokoli, kubis, atau kembang kol memgandung lebih banyak tak larut dibandingkan serat larut yang banyak terdapat pada buah-buahan. 

Oleh karena itu, konsumsi seimbang antara sayuran dan buah-buahan adalah hal yang penting. Konsumsi kacang dan gandum seperti oatmeal juga baik untuk menambah serat dalam tubuh. 










(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN PENCERNAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017