DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Hati-hati Konsumsi Parasetamol saat Hamil

Raka Lestari - 16 April 2018 17:30 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Mengonsumsi painkillers selama kehamilan dapat memengaruhi kesuburan bayi yang akan dilahirkan, kelak. Universitas Edinburgh menemukan bahwa obat-obatan dapat memberikan efek yang tersisa pada DNA.

Para ahli mengatakan temuan itu menambah deretan bukti bukti bahwa beberapa obat, termasuk parasetamol, harus digunakan dengan hati-hati selama kehamilan.

Parasetamol harus digunakan pada dosis serendah mungkin dan digunakan dalam waktu sesingkat mungkin. Selain itu, ibuprofen juga harus dihindari selama kehamilan. Studi ini mengamati efek parasetamol dan ibuprofen pada sampel testis dan ovarium janin manusia.

Ovarium yang terkena paparan parasetamol selama satu minggu memproduksi sel telur 40 persen lebih sedikit. Setelah ibuprofen diberikan, jumlah sel telur berkurang hingga setengahnya.

Para ahli mengatakan ini adalah sesuatu yang penting karena perempuan memproduksi telur mereka ketika masih di dalam kandungan, sehingga ketika mereka lahir dengan sel telur yang berkurang dapat menyebabkan menopause dini.

Penggunaan painkillers selama kehamilan juga dapat berdampak pada bayi laki-laki. Jaringan testis yang terkena obat penghilang rasa sakit atau painkillers akan memproduksi sperma 50 persen lebih sedikit setelah terpapar parasetamol atau ibuprofen.

Studi tersebut diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives. Dr Rod Mitchell, peneliti utama dalam studi tersebut mengatakan, "Kita harus mendorong para perempuan untuk lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit pada kehamilan dan mengikuti aturan minum yang berlaku dan sebisa mungkin mengonsumsinya dengan dosis serendah mungkin."



(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 16-12-2018