DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Posisi Tidur Bayi Menentukan Kualitas Tidur Bayi

Yatin Suleha - 12 Maret 2018 15:03 wib
Posisi tidur yang direkomendasikan adalah posisi telentang. Posisi ini dapat mencegah terjadinya kematian mendadak atau SIDS. (Foto: Jenna Norman/Unsplash.com)
Posisi tidur yang direkomendasikan adalah posisi telentang. Posisi ini dapat mencegah terjadinya kematian mendadak atau SIDS. (Foto: Jenna Norman/Unsplash.com)

Jakarta: Tidur bagi bayi adalah aktivitasnya yang paling banyak dilakukan selain makan serta menyusu pada sang Bunda. Tidur bagi bayi juga merupakan pemulihan fisik dan emosi yang baik bagi si kecil.

Dr. dr. Rini Sekartini, SpAK, dari RSCM Jakrta mengatakan bahwa ada tiga macam posisi tidur bayi, yaitu telentang, tengkurap, dan miring. 

"Namun posisi tidur yang direkomendasikan adalah posisi telentang. Posisi ini dapat mencegah terjadinya kematian mendadak pada saat bayi tidur (Sudden Infant Death Syndrome/SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak,"  terang Dr. Rini.

SIDS adalah istilah untuk menyebut keadaan di mana bayi (dari usia satu bulan sampai satu tahun) yang tampak sehat secara tiba-tiba dan tak dapat dijelaskan meninggal. Keadaan ini sering ditemukan pada bayi kecil yang tidur pada posisi tengkurap.

(Baca juga: Ketahui Pola Tidur Bayi dari Umur 0-24 Bulan)


(Posisi tidur yang direkomendasikan adalah posisi telentang. Posisi ini dapat mencegah terjadinya kematian mendadak atau SIDS. Foto: Jens Johnsson/Unsplash.com)

Ada juga posisi tidur pada bayi yang tak dianjurkan. Posisi tidur yang tidak atau kurang dianjurkan adalah posisi tengkurap. Terutama untuk bayi baru lahir atau bayi usia 3 bulan.

"Pada usia tersebut bayi belum dapat atau belum pintar mengangkat kepala sehingga kemungkinan dapat terjadi lubang hidungnya tertutup selimut atau bantal, mainan, dan lain-lain, sehingga anak tidak dapat bernapas, dan akibatnya dapat menimbulkan kematian," papar Dr. Rini.

Posisi tidur si kecil menentukan kualitas tidur
Posisi tidur si kecil berhubungan dengan kualitas tidur si kecil. Karena setiap anak memiliki posisi masing-masing pada saat tidur, maka bila si kecil dapat tidur dengan pulas, berarti anak dapat tidur dengan kualitas yang baik pula. 

"Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi pemulihannya baik secara fisik, emosi, maupun tingkah laku. Yang terpenting akan dapat tidur pulas, tidur tidak terputus sehingga hormon-hormon tubuh yang bermanfaat untuk pertumbuhan dapat berfungsi sempurna," tambah Dr. Rini. Hal lainnya juga yang disarankan oleh Dr. Rini adalah jauhkan dari tempat bayi tidur dengan aneka mainan. 








(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERKEMBANGAN ANAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 14-12-2018