Benda Ini yang Paling Sering Terkena Residu Asap Rokok

Sri Yanti Nainggolan - 14 September 2017 17:02 wib
Residu rokok bisa bertahan dalam jangka waktu lama, sekitar 3-12 bulan, bahkan menumpuk. (Foto: Dan Gold/Unsplash.com)
Residu rokok bisa bertahan dalam jangka waktu lama, sekitar 3-12 bulan, bahkan menumpuk. (Foto: Dan Gold/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seseorang disebut perokok tersier atau ketiga ketika mereka menghidup sisa asap rokok (residu) yang menempel pada benda-benda di sekitar perokok aktif. Sama seperti asap, residu tersebut juga mudah terhirup ke dalam tubuh. 

"Residu tersebut dapat mengganggu kerja rambut silia pada hidung yang berfungsi sebagai perbersih dengan cepat. Akibatnya, sistem kekebalan lokal saluran napas jadi berkurang drastis dan kuman mudah masuk," terang ahli paru DR. dr Agus Dwi Susanto Sp.P(K) dalam talkshow #melawanrokok, Kamis (14/9/2017). 



Ia menerangkan, meskipun asap rokok telah hilang, residu akan menumpuk pada benda di mana bahan yang paling sering ditempeli adalah kain. Residu tersebut bisa bertahan dalam jangka waktu lama, sekitar 3-12 bulan, bahkan menumpuk. 

"Perbedaan pada perokok pasif dan tersier adalah konsentrasi nikotin yang didapat. Kalau perokok pasif lebih besar karena langsung terkena asap. Sementara, perokok tersier adalah sisa, jadi efek buruknya muncul dalam jangka waktu panjang," paparnya. 

(Baca juga: Banyak yang Belum Percaya Bahaya Rokok)

Jika benda sudah terpapar, apa yang mesti dilakukan?

"Membersihkan residu pada benda memang sulit, jadi lebih baik diganti saja," jawabnya, seraya menyebutkan beberapa contoh benda yang terpapar rokok seperti pakaian, sofa, dan karpet.



Namun, ia juga menerangkan bahwa sisa residu yang terhirup dalam tubuh bisa hilang bila paparan tidak terus terjadi atau terhenti. Jika sebaliknya, maka bahan nikotin tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan gangguan kesehatan. 

"Tubuh memiliki sistem alami untuk mengeluarkan. Misalnya, nikotin yag masuk ke dalam tubuh bisa keluar setelah 2-3 hari. Namun kalau terus dimasukkan, maka bisa menumpuk," tandasnya.











(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-09-2017