5 Mitos Salah Mengenai Kesehatan Mental

Raka Lestari - 10 Oktober 2017 16:10 wib
(Foto: Huffington Post)
(Foto: Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Memerangi stigma yang ada di masyarakat merupakan salah satu kunci penting untuk mengatasi depresi dan masalah kesehatan mental lainnya.

Sayangnya, mitos-mitos atau kepercayaan yang salah dapat membuat orang-orang yang mengalami masalah kesehatan mental berbicara mengenai masalahnya dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Untuk itulah, dibawah ini ada penjelasan tentang 5 kesalahpahaman keliru yang perlu diubah untuk mengelola kesehatan mental dengan lebih baik untuk diri kita dan orang yang kita cintai:

1. Masalah kesehatan mental salah satunya disebabkan karena kelemahan atau kegagalan seseorang

Sama seperti masalah kesehatan fisik, serangan kesehatan mental dapat dikaitkan dengan banyak penyebab dan bukan merupakan kesalahan dari orang tersebut. Penyebab masalah kesehatan mental bisa berasal dari kejadian traumatis, ketidak seimbangan kimia atau genetika, menurut National Alliance of Mental Illness. Karena fluktuasi kadar hormon, sebanyak satu dari tujuh wanita mungkin mengalami depresi pascamelahirkan, menurut American Psychological Association.

2. Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental merupakan orang yang berbahaya

Kondisi kesehatan mental seserang tidak berpengaruh terhadap perilaku kekerasan. Faktanya, menurut penelitian pada tahun 2003 yang diterbitkan oleh World of Psychiatry, jauh lebih mungkin orang yang mengalami gangguan kesehatan mental yang menjadi korban kekerasan.

3. Orang yang memiliki masalah dengan kesehatan mental adalah orang gila

Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Masalah kesehatan mental biasa terjadi, The National Alliance on Mental Illness melaporkan bahwa sekitar 1 dari 5 orang Amerika mengalami masalah kesehatan mental. Menghilangkan stigma seputar penyakit jiwa dan memahami kesehatan mental secara keseluruhan sangat baik dilakukan.  Menghindari penggunaan istilah penghinaan untuk masalah kesehatan mental adalah salah satu cara untuk lebih menghargai orang yang memiliki masalah kesehatan mental.

4. Orang yang terlihat produktif tidak mungkin menderita gangguan kesehatan mental

Hanya karena seseorang terlihat produktif bukan berarti mereka tidak berpotensi memiliki gangguan kesehatan mental. Banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat bekerja dengan baik. Depresi berbeda dengan perasaan sedih yang normal karena lebih intens, berlangsung lebih lama dan mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan penderitanya. Depresi juga mencakup gejala lain, seperti pikiran menyakiti diri sendiri dan kehilangan minat pada aktivitas yang pernah menyenangkan.

5. Kebanyakan orang dengan gangguan kesehatan mental dapat sembuh sendiri tanpa bantuan profesional

Bantuan profesional sangat penting untuk membantu orang dengan gangguan kesehatan mental. Menurut Mental Health America, lebih dari 80 persen orang yang diobati karena depresi membaik dan pengobatan untuk gangguan kepanikan memiliki tingkat keberhasilan hingga 90 persen. Langkah pertama adalah mencari pertolongan. Jika Anda sedang berjuang untuk sembuh dari gangguan kesehatan menatl, mungkin ada pengobatan atau kombinasi perawatan yang tepat untuk Anda.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-10-2017