Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Duduk Terlalu Lama Juga Buruk untuk Otak

Sri Yanti Nainggolan - 14 April 2018 15:53 wib
Duduk Terlalu Lama Juga Buruk untuk Otak (Foto: gettyimages)
Duduk Terlalu Lama Juga Buruk untuk Otak (Foto: gettyimages)

Jakarta: Berbagai studi telah membuktikan efek buruk dari duduk terlalu lama pada kesehatan. Ternyata, kebiasaan tersebut juga tak baik bagi otak.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles, menyimpulkan bahwa perilaku kurang gerak tersebut dapat memengaruhi kesehatan otak.

Para peneliti merekrut 35 orang berusia 45-75 tahun dan menanyakan bagaimana tingkat aktivitas fisik dan durasi duduk dalam sehari dalam beberapa minggu terakhir.

Setiap partisipan melakukan scan MRI resolusi tinggi, yang menyediakan informasi detail pada lobus temporal medial, atau MTL, daerah otak yang terlibat dalam pembentukan ingatan baru.

Para peneliti menemukan bahwa perilaku tak banyak gerak adalah prediktor signifikan penipisan MTL dan aktivitas fisik. Bahkan, pada tingkat tinggi, dapat memberikan efek berbahaya.

"Penipisan MTL dapat menjadi pendahulu untuk penurunan kognitif dan demensia pada orang dewasa setengah baya dan yang lebih tua," demikian menurut para peneliti.

Para peneliti menyarankan untuk mengurangi kebiasaan kurang gerak tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap penyakit Alzheimer, yang  berhubungan dengan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara pada usia lanjut.

Studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE.

 


(ELG)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018