Cara Baru Menikmati Travel Kekinian

- 18 Agustus 2017 08:00 wib
Anda dapat merencanakan lliburan atau cuti tahunan Anda dengan lebih nyaman dari jauh hari. (Foto: Natalya Zarit/Unsplash.com)
Anda dapat merencanakan lliburan atau cuti tahunan Anda dengan lebih nyaman dari jauh hari. (Foto: Natalya Zarit/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Di waktu kerja Anda yang padat, Anda memimpikan untuk menghabiskan jatah waktu cuti tahunan Anda di tempat yang Anda inginkan. Namun, ketika waktunya tiba, ternyata rencana Anda tidak berjalan lancar karena saat itu adalah peak season holiday alias pengunjung yang datang "membludak".

Untuk menghindarinya, Anda bisa mencoba kalender beranotasi yang dirancang untuk membantu Anda bisa memaksimalkan waktu liburan.

Sebagai hasil dari analisa data, Skyscanner berhasil menciptakan kalender beranotasi yang dirancang untuk membantu wisatawan Indonesia dalam merencanakan cuti tahunan, wisata di musim liburan, dan menemukan promo penerbangan terbaik selama periode padat wisata.



Skyscanner sendiri merupakan perusahaan pencarian travel global yang menyediakan layanan pencarian gratis untuk penerbangan, hotel, dan penyewaan kendaraan.

Fitur kalender libur baru yang diperkenalkan oleh mesin pencarian travel global, Skyscanner, untuk periode Agustus 2017 hingga Juni 2018, dapat menunjukkan waktu yang tepat bagi Anda pecinta travelling untuk memesan penerbangan ke destinasi wisata impian, baik untuk tujuan domestik maupun internasional.

Kalendar ini merupakan hasil analisa data internal dan analisa pasar eksternal yang dilakukan oleh perusahaan yang mempunyai 30 ragam bahasa untuk membantu jadwal bepergian Anda. 

Kalender ini menampilkan hari libur nasional yang diiringi dengan liburan akhir pekan panjang serta tips menarik tentang cara menemukan tiket pesawat yang dapat menghemat biaya selama periode liburan tersebut bagi para penggunanya. 

"Ini memungkinkan para pelancong Indonesia untuk berwisata dengan lebih hemat, menghindari bandara yang padat, serta memaksimalkan jumlah hari libur yang bisa didapatkan dari cuti tahunan mereka," tulis rilis yang diterima oleh Metrotvnews.com.

(Baca juga: 6 Kebiasaan Generasi Millennial Saat Liburan)



Rata-rata jumlah cuti yang diberikan kepada pegawai Indonesia adalah 12 hari, yang biasanya dimanfaatkan sebagai liburan singkat bagi banyak orang. 

Sehubungan dengan hal tersebut, fitur "Holiday Calendar" mengumpulkan daftar usulan wisata berdasarkan tren pencarian dan musiman yang terjadi sepanjang tahun. Dengan demikian, Anda dapat memperpanjang liburan yang singkat di tujuan wisata favorit Anda.

"Ini tentunya memudahkan para wisatawan untuk memastikan bahwa mereka mampu merencanakan perjalanan wisata yang lebih terjangkau," tulis dalam rilis lagi. 

Yulianto Balawan, Senior Marketing Manager dari Skyscanner mengatakan, "para wisatawan bisa mendapatkan penawaran promo menarik ketika mereka merencanakan perjalanan wisata lebih awal, khususnya jika berencana melakukan perjalanan selama puncak-puncak musim wisata."

Dengan kalender tersebut, pengguna dapat lebih mudah melihat berbagai destinasi yang lebih hemat biaya dalam periode tertentu. Selain itu, dengan memperpanjang masa liburan dan berwisata di hari sebelum dan sesudah libur nasional, mereka bisa mendapatkan harga penerbangan yang lebih murah.

"Skyscanner juga memiliki beberapa mitra yang menawarkan bunga nol persen untuk pembayaran paket cicilan yang dapat berlaku hingga 12 bulan. Hal ini membuat Anda bisa menyebar pengeluaran wisata Anda dalam rentang waktu yang lebih panjang," jelas Yulianto. 



Holiday Calendar yang diperuntukkan pada periode Agustus 2017 hingga Juni 2018 merupakan fitur gratis terbaru yang diluncurkan oleh Skyscanner untuk membantu para wisatawan di Indonesia agar dapat merencanakan perjalanan wisata dengan lebih ekonomis.

Anda juga bisa memeriksa harga penerbangan, jadwal liburan, informasi perubahan harga, dan hal lainnya agar hiburan Anda bisa lebih nyaman.











(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WISATA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017