Nikmati Suasana Venesia di Tengah Mal di Filipina

Laela Badriyah - 13 September 2017 10:00 wib
Filipina sebenarnya memiliki banyak lokasi untuk berlibur. Satu diantaranya adalah Venice Piazzo Grand Mal Canal. (Foto: Metrotvnews.com/Laela Badriyah)
Filipina sebenarnya memiliki banyak lokasi untuk berlibur. Satu diantaranya adalah Venice Piazzo Grand Mal Canal. (Foto: Metrotvnews.com/Laela Badriyah)

Metrotvnews.com, Manila: Pernahkah Anda terbayang untuk berlibur di Filipina? Mungkin gaung wisata Filipina tak terlalu terdengar hingga ke Indonesia. Bandingkan saja dengan negara yang ada di kawasan ASEAN, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Filipina sebenarnya memiliki banyak lokasi untuk berlibur. Satu diantaranya adalah Venice Piazzo Grand Mal Canal. Ya, dari namanya, sudah terbayangkan lokasinya mirip-mirip dengan Kota Kanal Venezia, Italia.

Venice Piazza berlokasi di Kota Taguig. Jaraknya berkisar 5,7 Km dari Bandara Ninoy Aquino Manila. Butuh waktu selama kurang lebih 15-20 menit dengan menggunakan mobil menuju ke lokasi.

Sebenarnya, lokasi ini tak jauh berbeda dengan pusat perbelanjaan lain. Ada stand fashion, sepatu, dan makanan. Ada juga stand yg menjual aksesoris handphone.

Yang membedakannya adalah membentang sebuah kanal di tengah mal. Air kanal tampak berwarna hijau kebiru-biruan. Beberapa gondola melintas. Sang Gondolian bertugas mendayung dan mengarahkan perahu menyusuri kanal buatan itu.

"Kita berlayar selama kurang lebih 10-15 menit. Panjang kanal kurang lebih 200 meter," kata Jeremy, Gondolian yang memandu Metrotvnews.com, Sabtu (10/9/2017).


(Sang Gondolian yang bertugas mendayung kapal-kapal kecil. Foto: Metrotvnews.com/Laela Badriyah)


Suasana Romantis di Atas Kapal

Untuk berkeliling dengan Gondola, pengunjung perlu membayar tiket sebesar 350 Peso atau kurang lebih Rp91.125 per orang (kurs 1 Peso setara dengan Rp260,35). Suasana romantis terasa bila Anda datang bersama pasangan. 

Di atas Gondola, pengunjung bisa menikmati suasana pusat perbelanjaan. Bila cuaca sedang cerah, pengunjung bisa berlayar santai sambil menikmati pemandangan langit nan biru.

Gondolian terbilang ramah. Mereka tak hanya bertugas mendayung gondola. Para pria yang mengenakan kaos bercorak garis hitam putih akan dengan senang hati untuk mengambilkan gambar atau foto sebagai kenang-kenangan.

"Perfect picture, Signor, Signora," ucap Jeremy dengan gaya bahasa bernuansa Italia. Suasana di Venice Piazzio tampaknya mengadaptasi Venesia di Italia. Mulai dari sapaan hangat para Gondolian.

"Bonjour, Sigor, Signora," sapa Gondolian kepada calon penumpang. Lalu, pakaian Gondolian yang bernuansa hitam putih lengkap dengan dasi dan topi. Bentuk perahu yang dibuat seperti gondola. Serta sisi kiri dan kanan kanal yang dibentuk menyerupai kota di pinggir Venesia. Seru, bukan?

(Baca juga: Dua Kriteria Pelabuhan yang Akan Dihampiri dalam Wisata Kapal Pesiar)



(Salah satu pemandangan yang cantik di Venice Piazzo Grand Mal Canal. Foto: Metrotvnews.com/Laela Badriyah)

Makati, Filipina

Makati merupakan kota yang menjadi pusat bisnis di Filipina. Letaknya kurang lebih satu jam dari Kota Manila bila mengendarai mobil.

Banyak kantor kedutaan yang berlokasi di Makati. Satu diantaranya Kedutaan Besar RI di 
185 Salcedo Street, Legaspi Village.

Sebagai kota urban, beberapa pusat perbelanjaan berdiri megah. Misalnya saja Glorietta, Landmark, dan SM. Tiga pusat perbelanjaan itu berlokasi di kawasan Ayala.

Bila ingin berbelanja barang-barang mewah, tiga pusat perbelanjaan itulah tempatnya. Pengunjung bisa membeli tas bermerek seperti Hermes dan Luis Vuitton.

Masih di kawasan Ayala, pengunjung bisa mendatangi salah satu public area. Ayala Triangle Park namanya. Pengunjung bisa mengajak anak-anak sekadar berjalan-jalan di dalam taman. Bila ingin makan, pengunjung tak perlu khawatir. Di dalam taman, beberapa toko makanan berderet. Pengunjung bisa makan sambil menikmati suasana taman yang hijau.


(Salah satu sudut Venice Piazzo Grand Mal Canal. Foto: Metrotvnews.com/Laela Badriyah)


Monumen Bersejarah

Di ujung taman, terdapat sebuah monumen bersejarah. Sultan Kudarat Monument namanya. Monumen itu dibangun pada 1973 untuk menghormati Raja Kerajaan Mindanao, Muhammad Dipatuan Kudarat.

Di abad 17, Sultan Kudarat memperjuangkan hak dan nasib warga muslim semasa Filipina dalam pendudukan Spanyol. Ia dikenal sebagai tokoh pahlawan nasional di Filipina. Untuk menghormati perjuangannya, Pemerintah Filipina pun membangun monumen di tengah Kota Makati.

Masih ada beberapa area yang bisa dikunjungi bersama keluarga di Makati. Dua taman yang berdekatan yaitu Washington Sycip Park dan Legaspi Activity Park. Ada juga Ayala Museum. 

Untuk Anda, warga Indonesia, yang sedang bekerja atau berlibur di Makati, silakan ajak anak-anak ke taman tersebut. Namun saat Metrotvnews.com berkunjung, kedua taman sedang dalam rehabilitasi dan ditargetkan rampung pada akhir 2017.










(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WISATA ASIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017