Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

7 Kota di Dunia yang Paling Sering Kebanjiran Turis

Sri Yanti Nainggolan - 14 Desember 2017 12:48 wib
Amsterdam menjadi salah satu kota yang kerap dibandijiri turis (Foto: Shutterstock)
Amsterdam menjadi salah satu kota yang kerap dibandijiri turis (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Semakin terkenal keindahan suatu kota, maka akan semakin ramai kota tersebut didatangi oleh para wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Sebuah laporan baru dari World Travel and Tourism Council yang bekerja sama dengan McKinsey berjudul  Success: Managing Overcrowding in Tourist Destinations  menyimpulkan bahwa destinasi wisata populer justru dapat mengasingkan penduduk setempat, memperburuk infrastruktur, dan memberi pengalaman negatif pada para turis.

"Sektor perjalanan dan pariwisata merupakan tonggak ekonomi global kita; dan berkat kelas menengah yang berkembang, peningkatan konektivitas digital dan fisik, serta generasi dengan nafsu yang tak terpuaskan untuk menjelajahi dunia; dapat berkembang dengan cepat," demikian keterangan laporan tersebut.

Terdapat lima konsekuensi dari padatnya turis, yaitu penduduk lokal terasing, pengalaman turis yang terdegradasi, infrastruktur yang kelebihan beban, kerusakan pada alam, dan ancaman terhadap budaya dan warisan.

Penduduk lokal yang terasing mungkin adalah faktor yang paling penting dalam hal kepadatan penduduk karena terbagi menjadi dua bagian: kepadatan pariwisata, yang merupakan jumlah pengunjung per kilometer persegi, dan intensitas pariwisata, yang merupakan jumlah wisatawan per satu penduduk.

Terdapat tujuh kota dengan nilai tertinggi pada elemen tersebut, Salah satunya adalah Amsteerdam di Belanda yang mendapatkan banyak kesan buruk di salah satu situs wisata TripAdvisor karena infrastruktur yang buruk dan berpolusi.

Kota Dubrovnik di Kroasia juga menajdi destinasi yang makin digandrungi, sejak menjadi lokasi syuting serial televisi Game of Thrones, dimana kunjungan pusat purbakala Dubrovonik mulai dibatasi karena mulai menunjukkan status membahayakan di tahun 2016 akibat serbuan turis.

Beberapa kota lain yang juga kebanjiran turis adalah Roma dan Venice. Di luar Eropa, Kuala Lumpur (Malaysia) dan Makau (Tiongkok) juga mengalami kepadatan turis.

Kemudian, Warsaw sebagai ibukota Polandia juga menjadi sasaran banyak turis karena biaya hidup yang dianggap murah dan seni bangunan dan sejarah yang menarik.

"Perjalanan dan pariwisata hanya akan berkembang dari sini. Industri ini akan menciptakan lapangan kerja baru, peluang baru, dan pengalaman baru, sekaligus menjadi kekuatan untuk perdamaian di dunia."

Tantangan pertumbuhan, dan terutama kepadatan penduduk tampak jelas, namun banyak tujuan berjuang untuk mencapai keseimbangan yang tepat dalam memenuhi kebutuhan bisnis, penduduk lokal, dan wisatawan.




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WISATA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018