Atraksi Para Tang Shin Meriahkan Cap Go Meh

Andre Antoni - 12 Februari 2017 16:21 wib
(Foto: Andre Anthoni)
(Foto: Andre Anthoni)

Metrotvnews.com, Manado: Prosesi Cap Go Meh  atau Goan Xiao, yang artinya purnama pertama, tahun 2568, kalender  imlek, di kota Bitung, Sulawesi Utara berlangsung meriah. Ritual Cap Go Meh bertempat di Klenteng Seng Bo Kiong, pada Sabtu, 11/2/2017.

Sejak Sabtu siang warga keturunan Tionghoa, menggelar bermacam ritual di Klenteng terbesar di Indonesia Tengah tersebut. Meskipun Prosesi Cap Go Meh, baru dimulai pada pukul 16.30 Wita.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hajatan warga Tionghoa pada Purnama Agung ini, menyedot perhatian ribuan warga di wilayah Sulawesi Utara. Terutama untuk menyaksikan atraksi tidak lumrah dari para Tang Shin.

Untuk tahun dengan lambang shio Ayam Api, 4 orang Tang Shin diarak pawai keliling kota. Tiga orang asli Indonesia dan seorang Tang Shin dari Taiwan. Bahkan seorang Tang Shin baru berumur 14 tahun, yakni Naldy Koraag ikut melaksanakan tugas suci tersebut.

Rohaniwan Klenteng Seng Bo Kiong, Rolly Ciwulusan mengatakan, Tang Sin oleh warga Tionghoa, dianggap sebagai orang terpilih, yang dirasuki roh suci.

"Para Tang Sin menyiksa diri dengan mengiris bagian tubuh, sebagai simbol penebusan dosa yang dilakukan umat manusia. Sebelum prosesi cap go meh, para Tang Sin harus mempersiapkan diri secara khusus,  termasuk berpuasa vegetarian, serta tidak berhubungan dengan istri," jelas Ciwulusan.
 
Warga keturunan Tionghoa di kota Bitung meyakini,  dalam ritual cap go meh, Tuhan mengutus Panglima Kerajaan Langit, Kwan Kong, untuk penyelamatan. Prosesi cap go meh diyakini dapat menghalau hawa jahat, bencana serta mendatangkan kemakmuran.


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG CAP GO MEH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017