Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Museum Kontemporer

Pelangi Karismakristi - 20 Desember 2017 19:01 wib
Yovie Widianto dan Renita Sari Adrian berpose di Museum MACAN. Foto: Dok, Idenesia
Yovie Widianto dan Renita Sari Adrian berpose di Museum MACAN. Foto: Dok, Idenesia

Jakarta: Libur akhir pekan sudah di depan mata. Bagi Anda yang berencana melancong ke Jakarta, atau warga Ibu Kota yang belum punya tujuan wisata, bisa berkunjung ke Museum MACAN.

Museum of Modern and Contemporary Art (MACAN) merupakan satu destinasi yang baru saja dibuka di Jakarta pada 4 November 2017 lalu. Meskipun baru satu bulan museum ini dibuka untuk umum, namun sudah mampu menyedot perhatian para pecinta seni.

Hebatnya lagi, Museum MACAN tercatat sebagai institusi pertama yang memberikan akses publik terhadap koleksi seni modern dan kontemporer dari Indonesia dan internasional. Di sana pengunjung bisa menyaksikan 90 karya seni dari ratusan koleksi Haryanto Adikoesoemo.

MACAN lahir dari seorang kolektor seni sekaligus pengusaha asal Indonesia, Haryanto Adikoesoemo. Pria yang mendapat penghargaan Authenticity, Leadership, Excellence, Quality Seriousness in Art itu berhasil mengumpulkan 800 karya seni selama 25 tahun.

Karya seni yang dikumpulkannya, meliputi seni rupa modern Indonesia, hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh dunia. Ini merupakan museum pertama di Indonesia yang memiliki koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia serta internasional.

Seni kontemporer dan modern yang ditampilkan museum yang mengangkat tema ART TURNS. WORLD TURNS. (SENI BERUBAH. DUNIA BERUBAH) itu, tidak hanya lukisan, tapi juga menampilkan gaya kontemporer dengan berbagai medium, teknik dan seni instalasi. 

Pada pameran pertama Museum MACAN, wisatawan bisa menyaksikan lukisan karya maestro Indonesia dan dunia seperti Raden Saleh, S Sudjojono, Andy Warhol, Cai Guo Qiang, Wang Guangyi dan masih banyak lainnya.

Tidak sekedar menampilkan karya seni dan menjadi ajang foto-foto, museum ini sendiri bisa jadi sarana edukasi buat anak sekolah, seniman muda juga para penikmat seni.

Anda bisa langsung mengunjungi Museum MACAN di Jalan Panjang Nomor 5, Jakarta Barat. Tempat ini buka dari hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 10.00 - 19.00 WIB. Sedangkan pada hari Senin dan libur nasional, museum ini tutup.

Tiket masuknya dihargai Rp 50 ribu untuk orang dewasa, Rp 40 ribu bagi lansia dan anak-anak dibanderol Rp 30 ribu. Sedangkan bagi MACAN Society dihargai Rp 300 ribu per tahun, dan pelajar Rp 180 ribu per tahun. 

Penasaran bagaimana keseruan di Museum MACAN? Saksikan kunjungan YOvie Widianto dan Renita Sari Adrian ke Museum MACAN dalam  program IDEnesia Metro TV, Kamis 21 Desember 2017, pukul 21.05 WIB. Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan mem-follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya.  


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GALERIINDONESIAKAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018