DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.062.067.101 (16 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Menyusuri Jembatan Akar 50 Meter di India Timur Laut

Wahyu Dwi Anggoro - 12 Desember 2017 15:54 wib
Jembatan akar dibentuk dengan cara memanipulasi akar pohon karet (Foto: Wahyu Dwi Anggoro)
Jembatan akar dibentuk dengan cara memanipulasi akar pohon karet (Foto: Wahyu Dwi Anggoro)

Shillong: Negara Bagian Meghalaya di wilayah India Timur Laut memiliki beragam objek wisata petualangan. Namun, yang paling terkenal dari negara bagian dengan luas wilayah sekitar 22 ribu meter persegi ini adalah objek wisata jembatan akar.

Jembatan akar dibuat oleh warga lokal dengan cara memanipulasi akar pohon. Proses selama 20-30 tahun dibutuhkan untuk membentuk jembatan akar yang kokoh. Pohon karet dipilih sebagai bahan jembatan akar karena elastisitasnya.

Jembatan akar dapat ditemukan di beberapa desa di Meghalaya. Setiap jembatan akar memiliki keunikan yang berbeda satu sama lain.

Di Desa Mawkyrnot, anda bisa melihat jembatan akar dengan panjang lebih dari 50 meter. Untuk mencapai lokasi, anda bisa berkendara dari Kota Shillong selama kurang lebih 2 jam. Kemudian, anda harus menuruni bukit selama kurang lebih setengah jam.


Menyusuri Jembatan Akar 50 Meter di Desa Mawkyrnot (Foto: Wahyu Dwi Anggoro)

Komunitas lokal telah membangun tangga semen untuk memudahkan akses menuju kaki bukit. Hingga saat ini, mereka terus menambahkan berbagai fasilitas yang memudahkan para pengunjung. Maka tidak heran, mereka berhasil memenangkan Penghargaan Biodiversitas India 2016 untuk kategori pemberdayaan berkelanjutan sumber daya biologis.

"Kami memang berkomitmen untuk mengembangkan objek wisata yang berbasis komunitas," ujar petugas Departemen Pariwisata Meghalaya Carolina Khyriem.

Jembatan akar di Desa Mawkynrot hingga kini tercatat sebagai jembatan akar terpanjang di Meghalaya. Saat menyusuri jembatan akar, anda harus senantiasa berhati-hati agar tidak terpeleset. Namun di sisi lain, anda akan merasakan sensasi menyatu dengan alam.

"Saya merasa berhasil melakukan sesuatu yang menantang," ujar seorang pengunjung asal Malaysia.


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WISATA ASIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 17-10-2018