Australia Kenalkan Gaya Hidup Negaranya Lewat Kampanye #AussieBanget

Sri Yanti Nainggolan - 31 Januari 2017 15:11 wib
Konferensi perse #AussieBanget(Foto: Sri Yanti Nainggolan)
Konferensi perse #AussieBanget(Foto: Sri Yanti Nainggolan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Australia akan memperkenalkan gaya hidup negaranya melalui kampanye bertajuk #AussieBanget yang akan digelar sepanjang tahun 2017 dengan tema yang berbeda tiap bulannya.

Australia, sebagai acuan gaya hidup, akan mempromosikan berbagai hal yang menunjukkan ciri khas negeri kangguru tersebut, seperti film, musik, fesyen, edukasi, dan berbagai hal lainnya yang menonjolkan seni kreativitas.

"Australia merupakan negara tujuan nomer satu bagi pelajar Indonesia, lebih dari tiga ribu pelajar pergi ke sini. Selain itu, dari segi dunia kreatif, Australia tengah berkembang dalam hal musik, film, desain sehingga ini adalah kesempatan baik untuk melakukan kolaborasi antara Indonesia dan Australia," ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grifson dalam peluncuran kampanye #AussieBanget di Kedutaan Besar Australia, Selasa (31/1/2017).

Menurutnya, peningkatan kunjungan antara Indonesia dan Australia meningkat satu sama lain dimana pendidikan dan pariwisata terlihat secara signifikan. Tahun lalu, terdapat peningkatan sebesar tiga persen untuk mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Australia.

Sementara, dari segi pariwisata, jumlah wisatawan yang bertandang ke Indonesia mencapai 200 ribu orang atau meningkat setidaknya 10 persen. Begitu juga sebaliknya, wisatawan Australia yang berlibur ke Indonesia mencapai 1,3 juta orang.

"Ini adalah kesempatan besar untuk meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, dunia kreatif, dan yang paling penting dalam hal pekerjaan. Ini adalah hal yang perlu dirayakan," tambahnya.

Kampanye #AussieBanget akan dimulai dengan perkenalan kultur film Australia melalui Festival Sinema Australia Indonesia selama bulan Januari yang akan diadakan di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Kemudian, beberapa gaya hidup lain akan diperkenalkan pada bulan-bulan selanjutnya seperti desain pada Februari, pariwisata pada Maret, makanan pada April, dan berbagai bidang lainnya hingga akhir tahun.

Sementara itu, Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif mengaku senang dengan pemilihan kata kampanye tersebut.

"Kata 'banget' memberi kesan tidak formal lagi, bahkan presiden juga sudah menggunakannya," ungkapnya pada kesempatan yang sama.


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG WISATA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA WISATA & KULINER
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 28-03-2017