DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pendidik Diminta Lindungi Generasi Muda dari Paham Radikalisme

Alex Rajes - 10 Mei 2018 17:36 wib
Kepala BNPT Suhardi Alius di Padang, Medcom.id - Alex Rajes
Kepala BNPT Suhardi Alius di Padang, Medcom.id - Alex Rajes

Padang: Menangkal jaringan radikal dan terorisme bukan pekerjaan kepolisian maupun aparat semata. Guru dan orang yang berkecimpung di dunia pendidikan pun berperan menangkal paham radikalisme.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Suhardi Alius mengatakan tak ada wilayah di Indonesia yang bersih dari radikalisme. Jaringan tersebut menjaring generasi paling dini di Indonesia.

"Pendekatannya yaitu budaya dan keyakinan," kata Suhardi dalam kunjungan kerja di Padang, Kamis, 10 Mei 2018.

Paham radikalisme dan terorisme, lanjutnya, tak berkaitan dengan agama. Sebab, tak satupun agama mengajarkan kekerasan.

Di sinilah, ungkapnya, peran pendidik untuk melindungi generasi. Moral dan agama menjadi senjata untuk menangkal paham tersebut.

Bahkan, ungkapnya, penangkalan dilakukan mulai dari level pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi. Pengelola pendidikan pun harus selektif merekrut tenaga pengajar. 

"Bagaimana pun, kita harus mendidikn karakter generasi bangsa dari dini, agar paham radikalisme tak berkembang di Indonesia," ujar Suhardi.


(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENDIDIKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018