Warga Padang Pariaman Membuat Jembatan Darurat

Antara - 11 Desember 2018 20:43 wib
Jembatan penghubung Kota Padang dengan Bukittinggi putus akibat jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, ambruk, Senin, 10 Desember 2018. Antara Foto/Iggoy el Fitra/Muhammad Arif Pribadi.
Jembatan penghubung Kota Padang dengan Bukittinggi putus akibat jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, ambruk, Senin, 10 Desember 2018. Antara Foto/Iggoy el Fitra/Muhammad Arif Pribadi.

Parit Malintang: Sejumlah warga Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu untuk pejalan kaki pascajembatan.

Jembatan darurat tersebut merupakan jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi.

"Akibat jembatan putus akses di sini pun juga terhambat. Tujuan dibangunnya jembatan darurat tersebut untuk mempermudah warga dan pelajar dalam menyeberangi sungai," kata warga setempat Syafrizal Efendi di 2x11 Kayu Tanam, seperti dilansir Antara, Selasa, 11 Desember 2018.

Syafrizal menjelaskan, meskipun jembatan dibangun dengan bahan bambu, namun cukup membantu warga untuk menyeberangi sungai.

Sementara anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman dan kepolisian resor setempat terlihat membersihkan pohon yang roboh ke arah jembatan.

Sebelumnya jembatan nasional tersebut ambruk pada Senin, 10 Desember 2018 sekitar pukul 18.30 WIB setelah dihantam arus sungai yang cukup deras.

Sedangkan jalan alternatif untuk kendaraan bermotor yaitu melalui Korong Padang Mantuang yang dilewati depan INS Kayu Tanam. Saat ini jalan alternatif tersebut menerapkan sistem buka tutup karena jalan perkampungan yang kecil.

Sebelumnya jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi putus akibat jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman ambruk.

"Jalur itu tidak bisa dilewati dari kedua arah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG JEMBATAN AMBRUK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 18-01-2019