Banjir di Kampar Lumpuhkan Aktivitas Sekolah

ant - 11 Desember 2018 13:42 wib
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pekanbaru: Banjir di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, melumpuhkan hampir seluruh aktivitas sekolah. Banjir akibat hujan dan meluapnya Sungai Kampar. 

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kampar, Adi Candra, mengatakan, ada dua sekolah yang kini diliburkan dan satu sekolah muridnya diungsikan di kelas darurat. 

Sekolah yang diliburkan, SDN 004 di Desa Sei Jalau, Kecamatan Kampar Utara, dan SDN 022 Desa Sei Paku, Kecamatan Kampar Kiri. Sedangkan, siswa yang diungsikan untuk belajar di kelas darurat terjadi di SDN 008 Desa Kualu, Kecamatan Tambang.

"Banjir akibat luapan Sungai Kampar terjadi sejak akhir pekan lalu, dan kami masih terus melakukan pendataan tentang warga yang terdampak banjir,"
kata Adi, Selasa, 11 Desember 2018. 

Ketua Komite SDN 008 Kualu Kecamatan Tambang, Abdul Musa, mengatakan
sebanyak 360 siswa sekolah itu sejak Senin terpaksa mengikuti ujian
semester pertama di kelas darurat karena ketinggian air di sekitar bangunan
sekolah mencapai dua meter sedangkan di dalam kelas mencapai 50 sentimeter. Air banjir luapan Sungai Kampar mulai menggenangi sekolah sejak hari Jumat pekan lalu.

"Karena ada ujian semester pertama, maka kita sekolah tidak diliburkan. Tapi mereka ujian di kelas-kelas darurat karena kondisi di sekolah tidak memungkinkan," kata Musa.

Tiga kelas darurat akhirnya menggunakan Masjid Nurul Iman, Mushala Nurul Yakin dan Kantor Desa Kualu. Ia mengatakan anak-anak cukup antusias ikut ujian meski harus melalui perjuangan tak mudah karena kondisi sedang
banjir. Ujian semester berlangsung sejak Senin lalu hingga Sabtu pekan ini.
Pihak sekolah masih belum bisa memperkirakan kerugian materi terutama
karena buku-buku pelajaran ada yang terendam banjir.

"Alhamdulillah, saya melihat anak-anak masih cukup antusias ikut ujian semester," katanya.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BANJIR DI SUMATERA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 22-01-2019