Presiden Serahkan Sertifikat Tanah di Aceh

ant - 14 Desember 2018 15:09 wib
Presiden Joko Widodo. Medcom.id/Daviq Umar Faruq
Presiden Joko Widodo. Medcom.id/Daviq Umar Faruq

Banda Aceh: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 320 sertifikat tanah kepada masyarakat Provinsi Aceh, Jumat, 14 Desember 2018. Menurut Jokowi sertifikat tanah dibutuhkan untuk menghindari sengketa lahan. 

"Ini tidak hanya di Provinsi Aceh, tetapi juga di provinsi-provinsi yang
lain. Setiap saya turun ke lapangan, ke desa maupun ke kampung yang saya
dengar adalah banyaknya sengketa-sengketa lahan, sengketa tanah, baik
antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah,
masyarakat dengan perusahaan," kata Presiden dalam sambutannya usai
menyerahkan sertifikat secara simbolik di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh,
Jumat, 14 Desember 2018.

Menurut Presiden, pemerintah telah membagikan 5 juta sertifikat tanah pada 2017 dan menargetkan 7 juta sertifikat pada 2018 serta 9 juta sertifikat tanah pada 2019. Jokowi menegaskan pemerintah akan mempercepat pemberian sertifikat tanah.

"Banyak yang sudah berdiri lama bangunannya tetapi sertifikatnya belum ada. Ini yang kita percepat supaya tidak ada konflik, konflik lahan, konflik tanah itu terjadi," ujar Jokowi.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah perbedaan pandangan politik. Kepala Negara menegaskan jangan karena pilihan bupati, pilihan gubernur maupun pilihan presiden masyarakat menjadi tidak saling sapa. 

"Karena itu (pemilihan umum) setiap lima tahun ada. Perbedaan pilihan itu biasa dalam pesta demokrasi. Saya mengajak sekali lagi marilah kita jaga kerukunan kita, kita jaga persaudaraan kita, kita jaga persatuan kita, demi Aceh yang damai, demi Indonesia yang damai," ujar Jokowi. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SERTIFIKAT TANAH GRATIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 18-01-2019