Tiga Jembatan di Padang Pariaman Ambruk

Antara - 11 Desember 2018 16:26 wib
Jembatan penghubung Kota Padang dengan Bukittinggi putus akibat jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, ambruk, Senin, 10 Desember 2018. Antara Foto/Iggoy el Fitra/Muhammad Arif Pribadi.
Jembatan penghubung Kota Padang dengan Bukittinggi putus akibat jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, ambruk, Senin, 10 Desember 2018. Antara Foto/Iggoy el Fitra/Muhammad Arif Pribadi.

Parit Malintang: Sejumlah jembatan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk akibat dihantam arus sungai yang meluap. Arus sungai meluap lantaran tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut.

"Untuk sementara ada tiga jembatan ambruk dalam waktu yang hampir bersamaan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya seperti dilansir Antara, Selasa, 11 Desember 2018.

Jembatan tersebut yaitu di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam yakni di Pasang Usang, Nagari Kayutanam, jembatan Sungai Patai, Nagari Kapalo Hilalang, dan jembatan di Lubuk Napa di Kecamatan Padang Sago.

Jembatan yang ambruk di Pasa Usang merupakan sarana transportasi jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi. "Akibatnya jalan tersebut tidak bisa dilewati," ungkap Budi.

Budi menyampaikan, pengendara dari arah Bukittinggi maupun sebaliknya saat ini masih tertahan di 2x11 Kayu Tanam. Penyebab lain yang menahan kendaraan adalah longsor dan air terjun di Lembah Anai yang meluap.

Budi kembali mengatakan, pihaknya hari ini masih mendata fasilitas yang rusak akibat tingginya curah hujan di daerah tersebut.

Warga setempat, Syafrizal Efendi mengatakan pengendara yang tertahan di 2x11 Kayu Tanam akibat jalur putus dapat melewati jalan alternatif lainnya.

"Jalur tersebut yaitu di Korong Padang Mantuang," ujar Syafrizal.

Ia menjelaskan jalur tersebut dapat diakses dengan masuk di jalan SMAN 1 2x11 Kayu Tanam yang nantinya keluar di depan INS Kayu Tanam.
 
"Namun jalan tersebut kondisinya ada yang sudah diaspal, ada juga yang cor semen, dan ada juga yang masih bebatuan," kata dia.

Jalan tersebut, ujarnya, dapat diakses baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG JEMBATAN AMBRUK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019