Hujan Deras, Sejumlah Kawasan di Batam Banjir

Anwar Sadat Guna - 14 November 2017 15:31 wib
Pemandangan banjir yang menggenangi kawasan sekitar SMPN 28 Batam, Provinsi Kepri
Pemandangan banjir yang menggenangi kawasan sekitar SMPN 28 Batam, Provinsi Kepri

Batam: Hujan deras yang mengguyur Batam sejak pagi tadi membuat sejumlah kawasan di kota ini tergenang banjir. Bahkan SMPN 28 Batam terpaksa meliburkan siswanya karena sekolah tersebut terendam air hingga 60 sentimeter.

Puluhan siswa yang tiba di sekolah sekira pukul 07.00 WIB hanya bisa berdiri di depan pintu gerbang sekolah. Mereka tidak bisa masuk ke lingkungan sekolah karena terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.

Hingga pukul 07.30 WIB, jumlah siswa yang datang semakin bertambah. Mereka pun hanya bisa berdiri di pintu masuk menuju halaman sekolah. Beberapa guru berusaha menerobos masuk untuk mengamati kondisi sekolah. 

Sejumlah siswa yang datang juga basah kuyup karena memaksa masuk ke halaman sekolah. Melihat kondisi tersebut, seorang guru mengumumkan bahwa proses belajar mengajar tidak memungkinkan untuk dilakukan karena sekolah banjir. 

"Anak-anak, untuk sementara jam masuk sekolah diundur hingga pukul 10.00 WIB, karena sekolah kita masih banjir," ujar guru tersebut dari balik pemgeras suara di sekolah. Mendengar itu, siswa yang tadinya berdiri di depan gerbang sekolah memilih pulang ke rumah. 

Animar, 60, warga setempat mengatakan, sekira pukul 09.00 pagi, seluruh siswa diizinkan pulang karena kondisi sekolah masih banjir. "Sejak pagi sekira pukul 06.00 sekolah sudah banjir. Air dari drainase depan sekolah meluap hingga masuk ke lingkungan sekolah," ujarnya saat ditemui Metrotvnews.com, Selasa, 14 November 2017.

Pantauan Metrotvnews.com, drainase depan SMPN 28 terlihat dangkal. Drainase itu dipenuhi banyak pasir dan tanah, termasuk sampah rumah tangga sehingga harus dikeruk jika aliran air drainase itu ingin lancar. 

Animar mengaku, sekolah tersebut sudah beberapa kali dilanda banjir. Pada Agustus lalu aktivitas sekolah dihentikan karena sekolah banjir.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam H Muslim Bidin langsung berkunjung ke SMPN 28 pagi tadi. Ia mengecek langsung kondisi di lapangan dan menyatakan proses belajar memgajar tidak bisa dilakukan karena sekolah banjir. 

"Saya baru ke SMPN 28. Kondisinya memang banjir sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar untuk saat ini," ujarnya. Ia mengatakan secepatnya akan mencari solusi dalam menangani banjir di sekolah tersebut.

"Nanti akan saya laporkan ke Pak Wali (Wali Kota Batam) terkait penanganan banjir di sekolah tersebut. Saya menunggu petunjuk dan arahan beliau," ujarnya. 

Selain di SMPN 28 Batam, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah di Batam. Di antaranya di kawasan sekitar Kapital Plaza dan kawasan Hotel Pasific menuju Pasar Jodoh, Kota Batam. Ketinggian genangan air di kawasan ini mencapai 50 hingga 60 sentimeter. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BANJIR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 25-11-2017