DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemimpin Agama dan Ketua RT Dilibatkan Tangkal Terorisme

Farida Noris, Budi Arista Romadhoni - 15 Mei 2018 00:09 wib
Pertemuan Gubernur Sumut dengan forum pimpinan daerah membahas soal antisipasi teror, Senin 14 Mei 2018, Medcom.id - Farida
Pertemuan Gubernur Sumut dengan forum pimpinan daerah membahas soal antisipasi teror, Senin 14 Mei 2018, Medcom.id - Farida

Medan: Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi meminta masyarakat tetap tenang dan tak terpancing isu terkait ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur. Erry meminta warga menahan diri agar tak cemas dan menimbulkan kekhawatiran.

"Masyarakat Sumut harus tetap tenang dan bersama-sama menjaga suasana kondusif. Tidak saling menuduh dan menyalahkan, apalagi sampai terpecah-belah," kata Erry Nuradi usai pertemuan dengan tokoh-tokoh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di Medan, Senin 14 Mei 2018.

Erry mengimbau pemimpin agama turut menenangkan masyarakat. Pemimpin agama juga diminta untuk memperkuat nilai toleransi pada masyarakat. 

Dikatakan Erry, Sumatera Utara memiliki rekam jejak aksi teror bom. Karena itu masyarakat Sumut tetap harus waspada akan aksi terorisme dan radikalisme.

"Apalagi kejadian kemarin menunjukkan aktifitas mereka masih ada. Sumut mncatat sejarah seperti kejadian CIMB, kejadian bom natal di depan Medan Mall, dan banyak kejadian-kejadian yang mencoba mmprovokasi umat beragama. Saya imbau masyarakat tetap waspada jangan mau terprovokasi," tegasnya.

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono pun meminta masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan. Condro juga membuat grup di WhatsApp untuk memantau kegiatan lintas agama.

"Orang dalam grup WhatsApp akan menjadi orang terdepan untuk menghalau tindak radikalisme," ungkap Condro dalam forum diskusi bersama Komunitas Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) Kota Semarang di Mapolda Jateng, Senin, 14 Mei 2018. 

Anggota grup, lanjutnya, terdiri dari organisasi masyarakat, organisasi agama, hingga pejabat di tingkat RT dan RW. Bila ada hal mencurigakan, Condro meminta anggota grup melapork.





(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEROR BOM DI SURABAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018