DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tabrakan dengan Kapal Tanker, Penumpang MV VOC Batavia Jatuh ke Laut

Anwar Sadat Guna - 11 Oktober 2018 18:14 wib
Kondisi kapal dan penumpang di atas kapal MV Voc Batavia
Kondisi kapal dan penumpang di atas kapal MV Voc Batavia

Batam: Kapal feri MV Voc Batavia mengalami kecelakaan akibat menabrak kapal super tanker, MT Pacific Crown, di alur pelayaran, Kamis, 11 Oktober 2018 sekitar pukul 13.14 WIB. Satu penumpang terluka akibat kejadian itu.

Kasi Operasi Basarnas Tanjungpinang Eko Supriyanto mengatakan, laka laut peristiwa berawal saat pukul 13.10 WIB, kapal MV. Voc Batavia melaju dengan kecepatan 23 knot dengan jarak pandang ke laut 700 meter.

Sekitar pukul 13.14 WIB, ketika jarak pandang berada di 500 meter, tiba-tiba terlihat satu buah kapal. Namun saat itu MV. Voc Batavia masih berada di kecepatan 23 knot.

"Kemudian pada jarak 100 meter, nakhoda MV. Voc Batavia baru menurunkan kecepatan, dan tak lama berselang terjadi benturan dengan kapal MT. Pacific Crown," ujar Eko, Kamis, 11 Oktober 2018. 

Saat terjadi benturan, sekitar pukul 13.18 WIB, seorang penumpang yang berada di luar tepatnya di bagian atas lambung kiri MV. Voc Batavia menjatuhkan diri ke laut. Feri MV. Voc Batavia lalu memutar haluan kapal untuk mengevakuasi penumpang tersebut. 

"Selanjutnya penumpang dapat diselamatkan oleh ABK MV. Voc Batavia menggunakam lifeboat," ujar Eko. Tak lama kemudian, Pukul ABK mesin MV. Voc Batavia mengecek ruang mesin kapal. Hasilnya tidak ada kerusakan. 

Eko menambahkan, setelah mengevakuasi penumpang dan memberi pertolongan, sekitar pukul 13.24 WIB, kapal MV. Voc Batavia melanjutkan perjalanan menuju Tanjungpinang. Jumlah seluruh penumpang sebanyak 153 orang. 

Kapal yang dinakhodai oleh Zainal, warga Tanjungpinang itu, menempuh rute pelayaran Tarempa -Letung - Tanjungpinang (PP). Jumlah seluruh ABK di atas kapal sebanyak 10 orang. 

Sementara satu kapal lainnya yakni MT. Pacific Crown. Belum diketahui asal kapal dan benderanya. Jenis kapal diduga kapal super tanker.

"Adapun korban yang dievakuasi yakni bernama Ta'ali, alamat Buton Bau-bau (Sulawesi Tenggara). Pekerjaan sebagai nelayan yang juga adalag ABK kapal Rendi Letung," ujar Eko.

Adapun kerusakan yang terjadi saat tabrakan terjadi, lambung kiri kapal (bagian atas rusak pecah/retak hingga bagian dalam kapal) sepanjang 1.5 meter, dan kerusakan kecil lainnya. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TABRAKAN KAPAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 18-10-2018