Tiap Korban Longsor OKU Selatan Dibantu Rp15 Juta

Alwi Alim - 13 November 2017 18:31 wib
Lokasi longsor di Desa Sadau Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Foto: Istimewa
Lokasi longsor di Desa Sadau Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Foto: Istimewa

Palembang: Korban longsor di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang mengakibatkan satu keluarga tewas, mendapatkan perhatian khusus dari Menteri Sosial (Mensos) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Setiap korban diberi bantuan hingga Rp15 juta.

Mensos RI Khofifah Indar Parawansa langsung datang ke lokasi kejadian dan menyerahkan bantuan Rp10 juta per jiwa. Sedangkan Pemprov Sumsel menyerahkan Rp5 juta per juwa.

"Bantuan uang ini berdasarkan perintah langsung Gubernur Sumsel," kata Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah, saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Senin, 13 November 2017.

Selain bantuan dana, Pemprov Sumsel juga memberikan bantuan paket makanan dan kebutuhan sehari-hari bagi korban, masing-masing empat paket. Badan Nasional Penanggulan Bencana juga berencana memberikan bantuan.

"Untuk nominalnya masih belum diberitahu," terangnya.

Sudah kondusif

Saat ini kondisi di OKU Selatan sudah kembali kondusif mengingat bencana hanya terjadi secara lokal dan tidak menerjang pemukiman padat. Meski demikian, BPBD provinsi dan kabupaten/kota mulai antisipasi daerah rawan lain.

Pihaknya juga telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) untuk segera memperbaiki jembatan yang putus "Kami berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat bencana ini," pungkasnya.

Bencana banjir dan tanah longsor di  Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan ini mengakibatkan enam orang meninggal tertimbun longsor. Sebanyak empat orang luka dan dua jembatan gantung di desa putus.

Bencana di OKU selatan ini mendapat perhatian khusus dari Pemprov Sumsel.
 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH LONGSOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017