Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Embarkasi Padang Berangkatkan 6.346 Calon Haji

- 12 Juli 2018 17:11 wib
Ilustrasi haji.
Ilustrasi haji.

Padang: Panitia Penyelenggara Ibadah  Haji (PPIH) Embarkasi Padang, Sumatera Barat akan memberangkatkan 6.346 calon haji pada tahun 2018 ini terdiri atas 17 kelompok terbang (kloter).

"Hingga saat ini persiapan sudah tuntas, pada 16 Juli 2018 kloter pertama akan masuk asrama  haji dan berangkat ke Tanah Suci pada esoknya," kata Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Sumbar. Irwan di Padang, Kamis, 12 Juli 2018.

Ia merinci dari 6.346 calon haji tersebut terdiri atas 4.613 calon haji asal Sumbar, 1.653 dari Bengkulu didampingi 80 petugas haji.

"Untuk kloter satu hingga 16 berasal dari Embarkasi Padang dan kloter 17 digabung antara Sumbar dengan Balikpapan," tambahnya.

Ia menyampaikan pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada calon haji tahun ini. Pada 2017 indeks kepuasan jemaah terhadap pelayanan mencapai 84
persen, tahun ini kami targetkan lebih baik lagi, lanjutnya.

Ia menyampaikan seluruh calon haji sebelum berangkat akan diinapkan di Asrama Haji Tabing Padang kecuali dari Bengkulu. "Untuk Bengkulu hanya singgah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan langsung naik pesawat haji ke Tanah Suci," katanya.

Sementara jemaah asal Sumbar tiba di Asrama Haji akan menjalami pemeriksaan kesehatan, pembagian biaya hidup, pemeriksaan dokumen terakhir hingga pembagian boarding pass pesawat.

"Jadi sebelum meninggalkan Asrama Haji statusnya sudah clear dan tinggal naik pesawat," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan calon haji agar memastikan barang bawaan tidak lebih dari 32 kilogram  menghindari kelebihan beban saat akan menaiki pesawat udara. Menurut dia, barang bawaan calon haji yang dibolehkan terdiri atas dua jenis yaitu satu koper dengan  berat maksimal 32 kilogram dan satu tas tenteng dengan berat maksimal tujuh kilogram.

Ia mengemukakan pembatasan barang bawaan calon haji dengan pertimbangannya
 daya angkut pesawat  untuk keselamatan penerbangan. Begitu juga saat hendak kembali dari Mekkah berat barang jamaah yang diperkenankan maksimal tetap 32 kilogram.

Jika ternyata barang bawaan calon haji berlebih maka akan dilakukan penyitaan
terutama saat kepulangan, oleh sebab itu panitia tidak bertanggung jawab
karena telah mengingatkan. 

Selain itu Ia calon haji diimbau tidak membawa barang-barang yang dilarang ke kabin pesawat sesuai dengan aturan penerbangan seperti silet, gunting, pisau, dan korek api. 


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HAJI 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018