Golkar Sebut Bupati Batubara Kader Terbaik

Budi Warsito - 14 September 2017 13:51 wib
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain dibawa penyidik KPK ke Jakarta, Ant - Septianda Perdana
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain dibawa penyidik KPK ke Jakarta, Ant - Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: KPK menangkap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain pada Rabu 13 September 2017. DPD Partai Golkar Sumatera Utara belum dapat bertindak terkait kasus yang menjerat kadernya tersebut.

Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Irham Buana Nasution mengatakan terus mengikuti perkembangan kasus yang menjerat OK Arya. DPD bakal berkoordinasi dengan DPP untuk membahas masalah itu.

"Kita akan ikuti perkembangannya bagaimana, sehingga kami bisa ambil langkah kedepan," ujar Irham di Medan, Kamis 14 September 2017.

Irham mengatakan partai akan menaati proses hukum terhadap OK Arya. Bila OK Arya membutuhkan bantuan hukum, Golkar akan menyiapkan sesuai aturan yang berlaku.

Baca: Sejumlah Pejabat Daerah Terjaring OTT di Kabupaten Batubara

"Apalagi beliau (OK Arya) senior dan merupakan kader terbaik Partai Golkar," ungkap Irham.

Golkar, lanjut Irham, memiliki prosedur terkait kader yang menjadi pejabat dan terjerat perkara hukum. Sebab Golkar masih fokus pada persiapan penyelenggaraan Pilkada 2018.

Kemarin, penyidik KPK membekuk OK Arya di Batubara. Setelah pemeriksaan di Mapolda Sumut, penyidik membawa OK Arya ke Jakarta.

Baca: Selesai Diperiksa, Bupati Batubara Diboyong ke Jakarta

Selain OK Arya, penyidik juga menahan enam orang lain yakni SJD, MRN, HLM, SFL, HRL, dan AS. Tujuh orang itu diduga berkaitan dengan pemberian suap mengurusi sejumlah proyek di Batubara.

"Ada sejumlah uang juga yang kita amankan. Indikasinya penerimaan atau hadiah janji tersebut terkait dengan adanya fee pengurusan sejumlah proyek di sana," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.



(RRN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OTT KPK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 23-09-2017